Minggu, 02 Oktober 2011

Empat perkara yang bikin orang minder

Sayang kesempatan datangnya cuma sekali, tidak aku menyangka ternyata masih banyak orang yang masih peduli dan sayang padaku, terutama kedua orang tuaku yang selama ini selalu mendoakan diriku baik siang maupun malam, kesemuan tawaran yang pernah di berikan dan tawarkan padaku aku sia-siakan. Warteg di jl h.ten depan universitas tri sakti di by pass rawasari, pernah orang tua tawarkan padaku. Pertanian lahan pembibitan pernah juga di tawarkan tapi hal itu aku tolak dan aku sia-siakan.

Begitu juga di saudara dan saudariku yang menawarkan bantuan tapi aku tolak juga, inilah buah dari keegoisanku yang selama ini aku punyai membuahkan buih-buih kesombongan yang merugikan diriku dan juga keluargaku.

Selama ini aku sombong bahwa aku dengan seorang diri akan mampu menanggulangi setiap permasalahan yang datang, dan selama ini pula aku mengabaikan saran dan perhatian dari pasangan hidupku yang selama ini dan saran dari yang lainpun aku tepis.

Teruntuk para pembaca yang budiman jika ada di antara kalian masih mementingkan keegoisannya yang di kedepankan bersiap-siaplah akan menuai kegagalan di mana-mana.
Tempatkan rasa egois itu pada tempatnya,jangan di semua line engkau ikut juga, tenggang rasa dan bersabar akan minimalisir dampak egois.

Introspeksi diri akan terasa jika engkau berusaha merenungkan diri jangan menunggu depresi terlebih dahulu, sebab jika depresi menimpa dirimu akan akan menyebabkan keseimbangan jiwa jadi goyah dan di sini di sebut stres. Beristigfarlah.

1 komentar: