Sayang kesempatan datangnya cuma sekali, tidak aku menyangka ternyata masih banyak orang yang masih peduli dan sayang padaku, terutama kedua orang tuaku yang selama ini selalu mendoakan diriku baik siang maupun malam, kesemuan tawaran yang pernah di berikan dan tawarkan padaku aku sia-siakan. Warteg di jl h.ten depan universitas tri sakti di by pass rawasari, pernah orang tua tawarkan padaku. Pertanian lahan pembibitan pernah juga di tawarkan tapi hal itu aku tolak dan aku sia-siakan.
Begitu juga di saudara dan saudariku yang menawarkan bantuan tapi aku tolak juga, inilah buah dari keegoisanku yang selama ini aku punyai membuahkan buih-buih kesombongan yang merugikan diriku dan juga keluargaku.
Selama ini aku sombong bahwa aku dengan seorang diri akan mampu menanggulangi setiap permasalahan yang datang, dan selama ini pula aku mengabaikan saran dan perhatian dari pasangan hidupku yang selama ini dan saran dari yang lainpun aku tepis.
Teruntuk para pembaca yang budiman jika ada di antara kalian masih mementingkan keegoisannya yang di kedepankan bersiap-siaplah akan menuai kegagalan di mana-mana.
Tempatkan rasa egois itu pada tempatnya,jangan di semua line engkau ikut juga, tenggang rasa dan bersabar akan minimalisir dampak egois.
Introspeksi diri akan terasa jika engkau berusaha merenungkan diri jangan menunggu depresi terlebih dahulu, sebab jika depresi menimpa dirimu akan akan menyebabkan keseimbangan jiwa jadi goyah dan di sini di sebut stres. Beristigfarlah.
Biografi ini aku tulis untuk memenuhi permintaan pasien yang ingin tahu latar belakang dan biografi dari SAKURI, tujuan yang ingin dia capai adalah supaya bisa introsfeksi diri. Juga di tulis tentang pengalaman therapis selama dia menekuni bidang terapi pijat urut, reflexy dan bekam. SEMOGA BERMANFAAT BAGI MASYARAKAT UMUM. AMIEN.
Minggu, 02 Oktober 2011
SIDAPURNA-CABAWAN: Manakib penulis: di lahirkan di desa sidapurna rt...
SIDAPURNA-CABAWAN: Manakib penulis: di lahirkan di desa sidapurna rt...: nama terlahir: SAKURI. Tanggal lahir: 11jumadil akir 1978 saudara 11 bersaudra: 1.MASITOH (YU sitoh) 2.Jufri 3.BADIRI 4.SARIPAH 5.S...
Tips menghadapi kekurangan ekonomi dalam belajar di smpn 4brebes
Kekurangan ekonomi yang sakuri hadapi pada tahun 1991, bermula pada saat perubahan pasar bawang kawak/ bibit bawang, yang dahulu pembelian bibit tidak sedikit para petani daerah lain membeli bibit di toko pertanian yang terletak di daerah brebes, bapak toip adalah salah satu penyalur bibit bawang ke toko penjual bibit yang terletak di daerah brebes.
Itulah pasar perubahan bisa terjadi kapanpun dan hal ini tidak di antisipasi oleh orang tuaku, walhasil perputaran roda perekonomian jadi macet. Sebab cuma hal itu yang sanggup beliau lakukan di samping bertani dan menjadi calo atau perantara orang yang sedang membutuhkan tenaganya.
Ketika sakuri lulusan SDN CABAWAN 02, DENGAN NILAI EBTANAS MURNI 42.59 DAN MENDUDUKI PERINGKAT PERTAMA DI SEKOLAHNYA, IA INGIN MELANJUTKAN SEKOLAH DI PESANTREN.
tapi yang namanya hambatan tetap aja menghadang di depan mata. Yaitu izin untuk nyantri tak ada izin dari pihak manapun termasuk kakakku sendiri yaitu BADIRI yang notabene dulunya pernah nyantri itupun melarang dengan terang-terang alasan yang dia kemukakan adalah EKONOMI,
sampai-sampai jadwal pendaftaran mau di tutupun tidak ada pergerakan yang di lakukan oleh karena itulah akhirnya aku memberanikan diri untuk mendaftar di sekolah negeri dan ikut-ikutan teman mendaftar, sebab sejatinya diriku tidak tahu prosedurnya.
Terdamparnya aku di daerah brebes tepatnya di SMPN 4 brebes di jl.p.diponegoro, dengan menduduki peringkat tertinggi saat pendaftaran di bandingkan dengan siswa-siswi lain, karena umumnya anak-anak yang mempunyai nilai NEM TINGGI mereka akan memburu sekolah yang bonafid yaitu di SMPN 2 BREBES, hal ini aku lakukan karena banyak aku pertimbangkan salah satunya adalah lokasi bisa di jangkau pakai sepeda, pembelian buku paket tidak di wajibkan, pembayaran spp bisa di tunda yang terpenting keamanan agak longgar atau tidak terlalu ketat, tidak seperti sekolah lain jika jam pelajaran sudah di mulai siswa di larang keluar masuk dengan seenaknya.
Pada masa awal-awal tidak terbayang olehku akan cara pengajaran yang terdapat di smp berbeda jauh seperti di sekolah dasar.
Bersepeda yang berjarak kurang lebih 7km dari rumahnya tidak membuat aku patah arang, malahan semangat diriku kian berkobar. Di karenakan kondisi ekonomi keluarga lagi tidak memungkinkan akhirnya aku akan tetap melanjutkan sekolah tanpa harus menyusahkan orang tua.
Hal yang aku lakukan salah satunya adalah les privat kepada teman-teman sekolahku dengan bayaran ala kadarnya seperti jajan gratis di kantin, bayar spp di bayarin, oleh teman yang menjadi anak didik yang ikut les privat.
Itulah pasar perubahan bisa terjadi kapanpun dan hal ini tidak di antisipasi oleh orang tuaku, walhasil perputaran roda perekonomian jadi macet. Sebab cuma hal itu yang sanggup beliau lakukan di samping bertani dan menjadi calo atau perantara orang yang sedang membutuhkan tenaganya.
Ketika sakuri lulusan SDN CABAWAN 02, DENGAN NILAI EBTANAS MURNI 42.59 DAN MENDUDUKI PERINGKAT PERTAMA DI SEKOLAHNYA, IA INGIN MELANJUTKAN SEKOLAH DI PESANTREN.
tapi yang namanya hambatan tetap aja menghadang di depan mata. Yaitu izin untuk nyantri tak ada izin dari pihak manapun termasuk kakakku sendiri yaitu BADIRI yang notabene dulunya pernah nyantri itupun melarang dengan terang-terang alasan yang dia kemukakan adalah EKONOMI,
sampai-sampai jadwal pendaftaran mau di tutupun tidak ada pergerakan yang di lakukan oleh karena itulah akhirnya aku memberanikan diri untuk mendaftar di sekolah negeri dan ikut-ikutan teman mendaftar, sebab sejatinya diriku tidak tahu prosedurnya.
Terdamparnya aku di daerah brebes tepatnya di SMPN 4 brebes di jl.p.diponegoro, dengan menduduki peringkat tertinggi saat pendaftaran di bandingkan dengan siswa-siswi lain, karena umumnya anak-anak yang mempunyai nilai NEM TINGGI mereka akan memburu sekolah yang bonafid yaitu di SMPN 2 BREBES, hal ini aku lakukan karena banyak aku pertimbangkan salah satunya adalah lokasi bisa di jangkau pakai sepeda, pembelian buku paket tidak di wajibkan, pembayaran spp bisa di tunda yang terpenting keamanan agak longgar atau tidak terlalu ketat, tidak seperti sekolah lain jika jam pelajaran sudah di mulai siswa di larang keluar masuk dengan seenaknya.
Pada masa awal-awal tidak terbayang olehku akan cara pengajaran yang terdapat di smp berbeda jauh seperti di sekolah dasar.
Bersepeda yang berjarak kurang lebih 7km dari rumahnya tidak membuat aku patah arang, malahan semangat diriku kian berkobar. Di karenakan kondisi ekonomi keluarga lagi tidak memungkinkan akhirnya aku akan tetap melanjutkan sekolah tanpa harus menyusahkan orang tua.
Hal yang aku lakukan salah satunya adalah les privat kepada teman-teman sekolahku dengan bayaran ala kadarnya seperti jajan gratis di kantin, bayar spp di bayarin, oleh teman yang menjadi anak didik yang ikut les privat.
Menangkal dan minimalisir sebuah mimpi
Mimpi adalah buah tidur yang banyak di alami oleh banyak orang, ada kalanya mimpi adalah sebuah pirasat yang di beritahukan lewat alam bawa sadar, atau mimpi sekedar bunga tidur semata yang tak mempunyai makna apapun, sebab berkaitan atau pikiran yang terbawa oleh tidur.
Di sini akan di paparkan cerita mimpi yang berkaitan dengan judul diatas yaitu;" pada suatu malam menjelang pagi bermimpi sepeda yang aku sukai tertabrak oleh mobil yang sedang parkir sampai- sampai sepeda itu ringsek."
saat terbangun aku kaget istighfar adalah kata pertama yang keluar dari mulutku, satu hari itu aku bermunajat pada alloh agar kejadian mimpi itu tak menjadi kenyataan, kehati-hatian dan waspada terus aku jalankan untuk mengantisipasi mimpi. Aktifitas sehar-hari tetap aku jalankan alhamdulilah satu hari itu tak terjadi apapun dengan diriku atau sepedaku. Tapi apapun bisa terjadi jika sudah menjadi ketetapkan yang alloh sudah tetapkan pada malam hari itu sepeda kesyanganku aku parkir dekat warung, ternyata tertabrak oleh motor tetangga saya, dan jatuh ke tanah alhamdulilah tak apa-apa.
Itulah kekuatan doa hal itu bisa penangkal musibah, dan minimalisir musibah yang tadinya musibah itu besar di ganti menjadi musibah kecil. Puji syukur aku panjatkan pada alloh swt yang telah banyak memberi nikmat padaku. Semoga tawakal selalu menjadi pengiring di setiap ihtiarku dan kesabaran selalu tetap terjaga yang mengiringi setiap keihlasan yang sedang aku pelajari. Amien. yang di beritahukan lewat alam bawa sadar, atau mimpi sekedar bunga tidur semata yang tak mempunyai makna apapun, sebab berkaitan atau pikiran yang terbawa oleh tidur.
Di sini akan di paparkan cerita mimpi yang berkaitan dengan judul diatas yaitu;" pada suatu malam menjelang pagi bermimpi sepeda yang aku sukai tertabrak oleh mobil yang sedang parkir sampai- sampai sepeda itu ringsek."
saat terbangun aku kaget istighfar adalah kata pertama yang keluar dari mulutku, satu hari itu aku bermunajat pada alloh agar kejadian mimpi itu tak menjadi kenyataan, kehati-hatian dan waspada terus aku jalankan untuk mengantisipasi mimpi. Aktifitas sehar-hari tetap aku jalankan alhamdulilah satu hari itu tak terjadi apapun dengan diriku atau sepedaku. Tapi apapun bisa terjadi jika sudah menjadi ketetapkan yang alloh sudah tetapkan pada malam hari itu sepeda kesyanganku aku parkir dekat warung, ternyata tertabrak oleh motor tetangga saya, dan jatuh ke tanah alhamdulilah tak apa-apa.
Itulah kekuatan doa hal itu bisa penangkal musibah, dan minimalisir musibah yang tadinya musibah itu besar di ganti menjadi musibah kecil. Puji syukur aku panjatkan pada alloh swt yang telah banyak memberi nikmat padaku. Semoga tawakal selalu menjadi pengiring di setiap ihtiarku dan kesabaran selalu tetap terjaga yang mengiringi setiap keihlasan yang sedang aku pelajari. Amien.
Di sini akan di paparkan cerita mimpi yang berkaitan dengan judul diatas yaitu;" pada suatu malam menjelang pagi bermimpi sepeda yang aku sukai tertabrak oleh mobil yang sedang parkir sampai- sampai sepeda itu ringsek."
saat terbangun aku kaget istighfar adalah kata pertama yang keluar dari mulutku, satu hari itu aku bermunajat pada alloh agar kejadian mimpi itu tak menjadi kenyataan, kehati-hatian dan waspada terus aku jalankan untuk mengantisipasi mimpi. Aktifitas sehar-hari tetap aku jalankan alhamdulilah satu hari itu tak terjadi apapun dengan diriku atau sepedaku. Tapi apapun bisa terjadi jika sudah menjadi ketetapkan yang alloh sudah tetapkan pada malam hari itu sepeda kesyanganku aku parkir dekat warung, ternyata tertabrak oleh motor tetangga saya, dan jatuh ke tanah alhamdulilah tak apa-apa.
Itulah kekuatan doa hal itu bisa penangkal musibah, dan minimalisir musibah yang tadinya musibah itu besar di ganti menjadi musibah kecil. Puji syukur aku panjatkan pada alloh swt yang telah banyak memberi nikmat padaku. Semoga tawakal selalu menjadi pengiring di setiap ihtiarku dan kesabaran selalu tetap terjaga yang mengiringi setiap keihlasan yang sedang aku pelajari. Amien. yang di beritahukan lewat alam bawa sadar, atau mimpi sekedar bunga tidur semata yang tak mempunyai makna apapun, sebab berkaitan atau pikiran yang terbawa oleh tidur.
Di sini akan di paparkan cerita mimpi yang berkaitan dengan judul diatas yaitu;" pada suatu malam menjelang pagi bermimpi sepeda yang aku sukai tertabrak oleh mobil yang sedang parkir sampai- sampai sepeda itu ringsek."
saat terbangun aku kaget istighfar adalah kata pertama yang keluar dari mulutku, satu hari itu aku bermunajat pada alloh agar kejadian mimpi itu tak menjadi kenyataan, kehati-hatian dan waspada terus aku jalankan untuk mengantisipasi mimpi. Aktifitas sehar-hari tetap aku jalankan alhamdulilah satu hari itu tak terjadi apapun dengan diriku atau sepedaku. Tapi apapun bisa terjadi jika sudah menjadi ketetapkan yang alloh sudah tetapkan pada malam hari itu sepeda kesyanganku aku parkir dekat warung, ternyata tertabrak oleh motor tetangga saya, dan jatuh ke tanah alhamdulilah tak apa-apa.
Itulah kekuatan doa hal itu bisa penangkal musibah, dan minimalisir musibah yang tadinya musibah itu besar di ganti menjadi musibah kecil. Puji syukur aku panjatkan pada alloh swt yang telah banyak memberi nikmat padaku. Semoga tawakal selalu menjadi pengiring di setiap ihtiarku dan kesabaran selalu tetap terjaga yang mengiringi setiap keihlasan yang sedang aku pelajari. Amien.
Kamis, 29 September 2011
Rabu, 28 September 2011
Pengalaman permulaan menjadi terapis
Perjalanan menjadi seorang terapis amat sangat berliku-liku tantangannya, terlebih untuk orang awam yang belum mengetahui seluk beluk dunia terapi.
Pengetahuan tentang dunia medice harus ia kuasai begitu juga anatomi tubuh, susunan saraf, dan lain-lainnya.
Dan tak kalah pentingnya komunikatif untuk menanam kepercayaan kepada pasien. Janganlah obral janji sebab tak kala kita mengobral janji maka nantinya akan di tagih sebab tak menepati adalah hutang. Dan yang namanya hutang wajib di bayar.
Tak kala kita menangani pasien yang keniatan mau berobatnya setengah hati atau keniatan tak ada lebih baik kita tolak aja, anjurkan dia berobat ke tempat yang sesuai kata hatinya, kenapa? Sebab kita di anjurkan oleh sang guru kita agar jangan menjanjikan sesuatu penyembuhan kepada pasien akan tetapi kita di anjurkan untuk keoptimisan berdoa kepada alloh agar para pasien di beri rahmat alloh swt dan di ijabahnya doanya para pasien, oleh alloh swt, dengan kemauan yang sungguh-sungguh dan berupaya untuk kesembuhannya, dengan sandaran keyakinan bahwa sumber maha penyembuh adalah alloh swt.ui seluk beluk dunia terapi.
Pengetahuan tentang dunia medice harus ia kuasai begitu juga anatomi tubuh, susunan saraf, dan lain-lainnya.
Dan tak kalah pentingnya komunikatif untuk menanam kepercayaan kepada pasien. Janganlah obral janji sebab tak kala kita mengobral janji maka nantinya akan di tagih sebab tak menepati adalah hutang. Dan yang namanya hutang wajib di bayar.
Tak kala kita menangani pasien yang keniatan mau berobatnya setengah hati atau keniatan tak ada lebih baik kita tolak aja, anjurkan dia berobat ke tempat yang sesuai kata hatinya, kenapa? Sebab kita di anjurkan oleh sang guru kita agar jangan menjanjikan sesuatu penyembuhan kepada pasien akan tetapi kita di anjurkan untuk keoptimisan berdoa kepada alloh agar para pasien di beri rahmat alloh swt dan di ijabahnya doanya para pasien, oleh alloh swt, dengan kemauan yang sungguh-sungguh dan berupaya untuk kesembuhannya, dengan sandaran keyakinan bahwa sumber maha penyembuh adalah alloh swt.
Pengetahuan tentang dunia medice harus ia kuasai begitu juga anatomi tubuh, susunan saraf, dan lain-lainnya.
Dan tak kalah pentingnya komunikatif untuk menanam kepercayaan kepada pasien. Janganlah obral janji sebab tak kala kita mengobral janji maka nantinya akan di tagih sebab tak menepati adalah hutang. Dan yang namanya hutang wajib di bayar.
Tak kala kita menangani pasien yang keniatan mau berobatnya setengah hati atau keniatan tak ada lebih baik kita tolak aja, anjurkan dia berobat ke tempat yang sesuai kata hatinya, kenapa? Sebab kita di anjurkan oleh sang guru kita agar jangan menjanjikan sesuatu penyembuhan kepada pasien akan tetapi kita di anjurkan untuk keoptimisan berdoa kepada alloh agar para pasien di beri rahmat alloh swt dan di ijabahnya doanya para pasien, oleh alloh swt, dengan kemauan yang sungguh-sungguh dan berupaya untuk kesembuhannya, dengan sandaran keyakinan bahwa sumber maha penyembuh adalah alloh swt.ui seluk beluk dunia terapi.
Pengetahuan tentang dunia medice harus ia kuasai begitu juga anatomi tubuh, susunan saraf, dan lain-lainnya.
Dan tak kalah pentingnya komunikatif untuk menanam kepercayaan kepada pasien. Janganlah obral janji sebab tak kala kita mengobral janji maka nantinya akan di tagih sebab tak menepati adalah hutang. Dan yang namanya hutang wajib di bayar.
Tak kala kita menangani pasien yang keniatan mau berobatnya setengah hati atau keniatan tak ada lebih baik kita tolak aja, anjurkan dia berobat ke tempat yang sesuai kata hatinya, kenapa? Sebab kita di anjurkan oleh sang guru kita agar jangan menjanjikan sesuatu penyembuhan kepada pasien akan tetapi kita di anjurkan untuk keoptimisan berdoa kepada alloh agar para pasien di beri rahmat alloh swt dan di ijabahnya doanya para pasien, oleh alloh swt, dengan kemauan yang sungguh-sungguh dan berupaya untuk kesembuhannya, dengan sandaran keyakinan bahwa sumber maha penyembuh adalah alloh swt.
Selasa, 27 September 2011
Senin, 26 September 2011
Sabtu, 24 September 2011
Selingkuh
Apakah anda pernah mengalami yang namanya perselingkuhan?
Ada kesan yang kurang enak mendengar kata perselingkuhan, apa yang sebenarnya hendak di cari oleh orang sang pelaku perselingkuhan, katagori macam apa perselingkuhan itu?
Perselingkuhan adalah hubungan yang menyeleweng yang di lakukan seseorang yang keluar dari garis komitmen yang pernah di ikrarkan.
Katagori perselingkuhan beranekaragam jenis dan tahapan perselingkuhan itu di bagi bermacam tahapannya.
-tahapan pertama yangterkesan samar yaitu membayangkan seseorang di luar pasangan resmi
-tahapan kedua; pembicaraan online tanpa di selingi pertemuan
-tahapan ketiga; pertemuan dan terjadilah pembicaraan
- tahapan keempat; persentuhan yang keluar dari muhrimnya.
-tahapan kelima; persetubuhan yang keluar dari pernikahan.
-tahapan keenam; persirian yang terikat dengan pernikahan.
Apakah salah satu dari tahapan tersebut anda pernah melakukan?
Keterjerumusan seseorang ke jurang selingkuh berawal dari hal-hal yang bersifat ringan. Justru dampak yang timbul dari yang ringan tersebut opini masarakat berkembang dan penghakiman yang kejam bisa saja terjadi yaitu fitnah, oleh karena itu berpegang teguhlah kalian dengan komitmen yang kalian bangun, setialah kalian dengan pasangan resmi.
Tak ada yang istimewa menjalani perselingkuhan dan tak ada barokahnya yang ada akan menuai kemudorotan yang tak akan berkesudahan terus menerus. Agama adalah solusinya kejarlah peringkat ketaqwaan dengan keihlasan yang haq agar kamu terhindar dari jurang kenistaan.
Ada kesan yang kurang enak mendengar kata perselingkuhan, apa yang sebenarnya hendak di cari oleh orang sang pelaku perselingkuhan, katagori macam apa perselingkuhan itu?
Perselingkuhan adalah hubungan yang menyeleweng yang di lakukan seseorang yang keluar dari garis komitmen yang pernah di ikrarkan.
Katagori perselingkuhan beranekaragam jenis dan tahapan perselingkuhan itu di bagi bermacam tahapannya.
-tahapan pertama yangterkesan samar yaitu membayangkan seseorang di luar pasangan resmi
-tahapan kedua; pembicaraan online tanpa di selingi pertemuan
-tahapan ketiga; pertemuan dan terjadilah pembicaraan
- tahapan keempat; persentuhan yang keluar dari muhrimnya.
-tahapan kelima; persetubuhan yang keluar dari pernikahan.
-tahapan keenam; persirian yang terikat dengan pernikahan.
Apakah salah satu dari tahapan tersebut anda pernah melakukan?
Keterjerumusan seseorang ke jurang selingkuh berawal dari hal-hal yang bersifat ringan. Justru dampak yang timbul dari yang ringan tersebut opini masarakat berkembang dan penghakiman yang kejam bisa saja terjadi yaitu fitnah, oleh karena itu berpegang teguhlah kalian dengan komitmen yang kalian bangun, setialah kalian dengan pasangan resmi.
Tak ada yang istimewa menjalani perselingkuhan dan tak ada barokahnya yang ada akan menuai kemudorotan yang tak akan berkesudahan terus menerus. Agama adalah solusinya kejarlah peringkat ketaqwaan dengan keihlasan yang haq agar kamu terhindar dari jurang kenistaan.
Keindahan dan harapan
Ada seberkas sinar yang nampak di depan mataku walaupun cuma sebentar, justru dari hal tersebut sangatlah berarti bagi diriku terutama bagi masa depanku.
Detik-detik itu sebenarnya sudah kelihatan dan sudah terang benderang tinggal pelaksanaan dan keniatan yang bersumber dari dalam diriku, walaupun dilema itu akan terus berkepanjangan dan akan selalu menghantui.
Tapi yang namanya keputusan haruslah tetap di ambil walaupun nantinya ada pihak-pihak yang terkecewakan," Adil? Saya jawab belum tentu, tergantung penafsiran, sebab masing-masing orang punya penafsiran yang berbeda-beda.
Memulai sesuatu hal yang bersifat baru terkadang mempunyai tantangan yang sangat sulit di tebak, akan berbeda dengan memulai sesuatu hal yang sering kita kerjakan, mudah-mudah dengan berbekal pengalaman hambatan itu akan bisa teratasi.
Dukungan moril untuk saat ini saya rasa udah cukup terpandang seberkas keindahan dan terpangpangnya seberkas harapan.
Detik-detik itu sebenarnya sudah kelihatan dan sudah terang benderang tinggal pelaksanaan dan keniatan yang bersumber dari dalam diriku, walaupun dilema itu akan terus berkepanjangan dan akan selalu menghantui.
Tapi yang namanya keputusan haruslah tetap di ambil walaupun nantinya ada pihak-pihak yang terkecewakan," Adil? Saya jawab belum tentu, tergantung penafsiran, sebab masing-masing orang punya penafsiran yang berbeda-beda.
Memulai sesuatu hal yang bersifat baru terkadang mempunyai tantangan yang sangat sulit di tebak, akan berbeda dengan memulai sesuatu hal yang sering kita kerjakan, mudah-mudah dengan berbekal pengalaman hambatan itu akan bisa teratasi.
Dukungan moril untuk saat ini saya rasa udah cukup terpandang seberkas keindahan dan terpangpangnya seberkas harapan.
Jumat, 23 September 2011
Masa transisi menghadapi sebuah kenyataan
Keluargaku adalah surgaku banyak sekali kedamaian yang aku dapati di sana, dan tidak luput kesengsaraan batin aku alami pula tapi aku tidak menampik permasalahan itu datang berawal dan bersumber dari diriku.
Entah mengapa semua ini mesti terjadi, tapi ada suatu catatan yang harus aku aku catat untuk ku kenang sepanjang masa.
Yaitu; rasa sayangku kepada isteriku tak pernah pudar walaupun pada kenyataannya beliau isteriku sudah tak sayang lagi padaku.
Aku tidak berkecil hati kepada isteri tapi aku menaruh harapan besar kepada anak-anakku. Cukuplah cuma aku saja yang mengalami kejadian ini.
Keluarga besarku tidak tahu kejadian yang aku alami sebab selama ini aku menyembunyikan kesedihan yang aku alami selama ini DIAM ADALAH SOLUSI YANG AKU AMBIL.
kegembiraanku kuperlihatkan di hadapan keluarga besarku adalah kesemuan belaka.
Itulah awalan kesedihan yang aku alami tapi akhirnya aku tersadar bahwa nyatanya selama ini aku yang salah yang benar ternyata ada di pihak isteriku, oleh karena itu aku malu terutama pada diriku sendiri yang kenyataannya aku tidak bisa memahami apa-apa. Aku sangat bodoh di hadapan isteriku nilai apapun yang aku punya di masyarakat walaupun di nilai bagus, tapi kenyataanya di hadapan isteriku aku tak ada nilainya.
Saat ini aku baru memahami kekeliruan yang selama ini aku perbuat dan aku baru menyadari kebodohanku dan sebenarnya kebodohanku sudah terlihat nyata dari tampangku.
Aku bersukur sekali mempunyai seorang isteri seperti indrawati banyak sekali barokah yang aku dapati setelah aku menikah dengannya,
ada yang menggelayuti pikiranku yaitu sang isteriku meminta bercerai denganku jika kebiasaan lamaku tidak aku rubah pertanyaannya kebiasaan macam apa yang kurang di sukai isteriku
"yaitu cara berbicara yang aku punyai kurang berkenan di hatinya, tingkah laku yang aku punyai terlihat menonjolkan kesombongan (kurang sopan santun) kebiasaan terapi (memijat)".
Itulah beberapa macam hal yang kurang berkesan di hati isteriku, tapi ada hal yang terkadang kontroversi antara pendapat sang isteri kata masyarakat yang tahu kepribadianku menilai apa yang sang isteri ungkapkan di nilai terkesan terlalu mengada-ngada. Tapi aku tekankan pada masyarakat tersebut bahwa apa yang di nyatakan sang isteri benar adanya.
Alhamdulilah alloh selalu membimbing diriku dengan mengetahui ada kekurangan yang aku punya membuat diriku masih perlu belajar banyak, dan semangkin tersadar diriku bahwa aku masih banyak kekurangannya.
Makasih duhai isteriku maafkan daku belum bisa membahagiakan dirimu.
Entah mengapa semua ini mesti terjadi, tapi ada suatu catatan yang harus aku aku catat untuk ku kenang sepanjang masa.
Yaitu; rasa sayangku kepada isteriku tak pernah pudar walaupun pada kenyataannya beliau isteriku sudah tak sayang lagi padaku.
Aku tidak berkecil hati kepada isteri tapi aku menaruh harapan besar kepada anak-anakku. Cukuplah cuma aku saja yang mengalami kejadian ini.
Keluarga besarku tidak tahu kejadian yang aku alami sebab selama ini aku menyembunyikan kesedihan yang aku alami selama ini DIAM ADALAH SOLUSI YANG AKU AMBIL.
kegembiraanku kuperlihatkan di hadapan keluarga besarku adalah kesemuan belaka.
Itulah awalan kesedihan yang aku alami tapi akhirnya aku tersadar bahwa nyatanya selama ini aku yang salah yang benar ternyata ada di pihak isteriku, oleh karena itu aku malu terutama pada diriku sendiri yang kenyataannya aku tidak bisa memahami apa-apa. Aku sangat bodoh di hadapan isteriku nilai apapun yang aku punya di masyarakat walaupun di nilai bagus, tapi kenyataanya di hadapan isteriku aku tak ada nilainya.
Saat ini aku baru memahami kekeliruan yang selama ini aku perbuat dan aku baru menyadari kebodohanku dan sebenarnya kebodohanku sudah terlihat nyata dari tampangku.
Aku bersukur sekali mempunyai seorang isteri seperti indrawati banyak sekali barokah yang aku dapati setelah aku menikah dengannya,
ada yang menggelayuti pikiranku yaitu sang isteriku meminta bercerai denganku jika kebiasaan lamaku tidak aku rubah pertanyaannya kebiasaan macam apa yang kurang di sukai isteriku
"yaitu cara berbicara yang aku punyai kurang berkenan di hatinya, tingkah laku yang aku punyai terlihat menonjolkan kesombongan (kurang sopan santun) kebiasaan terapi (memijat)".
Itulah beberapa macam hal yang kurang berkesan di hati isteriku, tapi ada hal yang terkadang kontroversi antara pendapat sang isteri kata masyarakat yang tahu kepribadianku menilai apa yang sang isteri ungkapkan di nilai terkesan terlalu mengada-ngada. Tapi aku tekankan pada masyarakat tersebut bahwa apa yang di nyatakan sang isteri benar adanya.
Alhamdulilah alloh selalu membimbing diriku dengan mengetahui ada kekurangan yang aku punya membuat diriku masih perlu belajar banyak, dan semangkin tersadar diriku bahwa aku masih banyak kekurangannya.
Makasih duhai isteriku maafkan daku belum bisa membahagiakan dirimu.
Kamis, 22 September 2011
Rabu, 14 September 2011
Adalah isteriku INDRAWATI orang kedua yang aku sayangi, sedangkan orang pertamanya adalah ibuku.
Sangkin sayangnya aku sama isteriku susah sekali aku mengungkapkan lewat kata-kata apalagi diriku ini tergolong orang yang tak bisa beromantis seperti kebanyakan orang.
Kesan yang ada padaku terlihat kaku, terkesan sombong, dan tidak sedikit pula yang mengklaim sebagai orang yang egois.
Pertanyaan yang sering muncul di benakku adalah tentang orang-orang yang pandai menilaiku apakah lebih baik dari pada diriku ini?
Keseringan menilai orang lain akan mengakibatkan bertambah lupa akan kekurangan apa yang ada dalam dirinya, sebab setiap waktunya dia sibuk dengan urusan orang lain.
Klaim menyalahkan orang jangan dijadikan vonis bahwa orang tersebut bersalah kesemuan, sebab terkadang orang melakukan kesalahan di lakukan karena hilaf. Hal yang ini perlu menjadi catatan untuk di jadikan sebuah pertimbangan.
Semoga wanita kedua yang tersayang bisa mengenal siapa sih suaminya ini, yang sebenarnya dia sampai detik ini tidak mengenal dengan benar karakteristik sang suaminya.
Sangkin sayangnya aku sama isteriku susah sekali aku mengungkapkan lewat kata-kata apalagi diriku ini tergolong orang yang tak bisa beromantis seperti kebanyakan orang.
Kesan yang ada padaku terlihat kaku, terkesan sombong, dan tidak sedikit pula yang mengklaim sebagai orang yang egois.
Pertanyaan yang sering muncul di benakku adalah tentang orang-orang yang pandai menilaiku apakah lebih baik dari pada diriku ini?
Keseringan menilai orang lain akan mengakibatkan bertambah lupa akan kekurangan apa yang ada dalam dirinya, sebab setiap waktunya dia sibuk dengan urusan orang lain.
Klaim menyalahkan orang jangan dijadikan vonis bahwa orang tersebut bersalah kesemuan, sebab terkadang orang melakukan kesalahan di lakukan karena hilaf. Hal yang ini perlu menjadi catatan untuk di jadikan sebuah pertimbangan.
Semoga wanita kedua yang tersayang bisa mengenal siapa sih suaminya ini, yang sebenarnya dia sampai detik ini tidak mengenal dengan benar karakteristik sang suaminya.
Kedua orang tuaku sangat sayang pada diriku, mereka selalu mendoakan diriku baik siang maupun malam, dan juga orang lain melakukan hal yang sama seperti yang di lakukan kedua orang tuaku di karena sesama muslim. Bersyukur adalah kata yang sama dan selalu di ulang setiap kali memanjatkan doa.
Selalu mensyukuri nikmat yang alloh swt berikan adalah sebuah hal yang wajib kita tunaikan, adakalanya musibah yang datang tetap aku sukuri, bermacam cobaan silih berganti datangnya, ujian perekonomian yang melanda di keluargaku.
Entah mengapa saat ini tidak sedikit orang menganggap aku ini gila? Dan tidak sedikit orang yang meragukan apa yang aku lakukan di bilang mustahil!, pemikiran yang aku pikirkan bagi orang lain ada yang menganggap terlalu ketinggian, pandangan yang aku pandang menurut pandangan orang lain terlalu ngada--ngada.
Ada apa dengan diriku?, aku berusaha mencari jawaban akan tetapi jawaban yang aku nanti tak kunjung datang. Aku berusaha menggali jawaban yang pertanyaan berasal dari diriku dan jawabannya dari diriku pula.
Ada apa dengan diriku?
Namaku sakuri aku dari lahir memakai nama sakuri sampai saat ini pun aku memakai nama itu.
Jiwaku badanku ku pergunakan untuk beribadah akan tetapi terkadang aku melakukan dosa pula, aku bukan manusia suci, akan tetapi aku selalu mencoba memperbaiki diri, entah kapan aku bisa berdiri sendiri, bermacam jalan sudah aku tempuh, guna mencari jatidiri. Akan tetapi pencarian jatidiri belum aku dapati malahan kemunduran yang aku dapati.
ADA APA DENGAN DIRIKU?.
Selalu mensyukuri nikmat yang alloh swt berikan adalah sebuah hal yang wajib kita tunaikan, adakalanya musibah yang datang tetap aku sukuri, bermacam cobaan silih berganti datangnya, ujian perekonomian yang melanda di keluargaku.
Entah mengapa saat ini tidak sedikit orang menganggap aku ini gila? Dan tidak sedikit orang yang meragukan apa yang aku lakukan di bilang mustahil!, pemikiran yang aku pikirkan bagi orang lain ada yang menganggap terlalu ketinggian, pandangan yang aku pandang menurut pandangan orang lain terlalu ngada--ngada.
Ada apa dengan diriku?, aku berusaha mencari jawaban akan tetapi jawaban yang aku nanti tak kunjung datang. Aku berusaha menggali jawaban yang pertanyaan berasal dari diriku dan jawabannya dari diriku pula.
Ada apa dengan diriku?
Namaku sakuri aku dari lahir memakai nama sakuri sampai saat ini pun aku memakai nama itu.
Jiwaku badanku ku pergunakan untuk beribadah akan tetapi terkadang aku melakukan dosa pula, aku bukan manusia suci, akan tetapi aku selalu mencoba memperbaiki diri, entah kapan aku bisa berdiri sendiri, bermacam jalan sudah aku tempuh, guna mencari jatidiri. Akan tetapi pencarian jatidiri belum aku dapati malahan kemunduran yang aku dapati.
ADA APA DENGAN DIRIKU?.
Selasa, 13 September 2011
Moment lebaran versi sakuri
Momentum lebaran adalah acara silahturahmi yang di jalankan secara besar'besaran oleh kebanyakan umat islam yanng sedang merayakan, akan tetapi ada sedikit kekeliruan yang di jadikan kebiasaan, dan secara terus menerus di jalankan yaitu; kesibukan yang luar biasa pembelanjaan keuangan secara besar-besaran, sampai-sampai tak kala di kembali ke tempat rantau uang tersebut telah habis. Padahal jika mau berpikir secara sehat, acara silahturahmi bisa di jalankan kapanpun, bukan harus setempat atau bersamaan, yang menjadi rancu, yaitu tatkala akan bersilaturahmi ke rumahnya si A tapi ternyata si A tidak ada berdasarkan keterangan si A lagi ke rumahnya si B juga kebalikannya.
Pemikiran yang tak kunjung sampai ke tujuan
Adalah aku yang banyak sekali memiliki keterbatasan di sana sini.
Rasanya tak kunjung henti aku selalu berkutat di dalam pemikiran tanpa ada realisasinya. Apa saja selalu dirumuskan gagal di tengah jalan dan hal ini selalu di amien oleh banyak pihak terutama yang kontra dengan diriku, karena hal itu ingin rasanya aku sharing dengan semua pihak walaupun berujung keputusan mutlak ada di tanganku paling tidak hal ini akan sedikit membantu, tapi apa yang aku pikir hasil sharing akan membantu malahan membikin suasana semangkin tak karuan dan bikin amburadul sampai-sampai aku terbentur tak mampu berpikiran sehat.
Dengan tekad dan keniatan yang kuat mulai saat ini dan di mulai detik ini pula aku memutuskan akan siap menanggung resiko seberat apapun dengan konsekwensi yang aku ambil.
Aku menganalisa dampak yang akan terjadi sangat merugikan diriku juga keluargaku, jika keputusan yang aku ambil ini meleset.
Tapi akan berubah dengan dratis jika apa yang aku pikirkan dapat aku realisasikan.
Masa depanku masih panjang, terutama masa depan anak-anakku tentunya jika aku terlambat mengambil keputusan yang merugi keluargaku juga, memang pada saat ini kebimbangan selalu menyelimuti diriku pasca kehancuran usaha di bidang WARTEG, kepercayaan istri pada diriku menurun, kepercayaan keluarga istri padaku juga sirna, apalagi yang berkaitan dengan profesi yang sedang aku geluti saat ini, yang sangat tidak di sukai oleh pihak keluarga besar istri. Sedangkan yang ada di pemikiranku pada saat ini adalah aku ingin usaha tapi jangan sampai di dapat dengan cara berhutang, atau usaha yang memerlukan modal yang sedikit agar dalam perjalanan usaha tidak menjadi beban pikiran banyak pihak, yang selama ini membantuku.
Persisnya ada seorang teman yang memberi pandangan yang cukup menerangi pikiranku yaitu; aku harus berpikiran positif di bikin seolah-olah semua pihak lagi mendorong dan mensupport apa-apa yang aku lakukan.
Hilangkan prasangka berburuk sangka pada siapapun pandanglah orang-orang yang tadinya pesimis dalam memang apa yang aku lakukan dengan senyum kegembiraan di karenakan pada saat ini mereka merubah pandangan mereka menjadi optimis dan harapan besar akan kemampuan dan skill yang di miliki masih banyak orang memerlukan. Tentang hasil berpulang kepada alloh swt sebab hanya dialah sang pemberi rezeki tinggal kitanya sang hamba mencari dan menggalinya.
Rasanya tak kunjung henti aku selalu berkutat di dalam pemikiran tanpa ada realisasinya. Apa saja selalu dirumuskan gagal di tengah jalan dan hal ini selalu di amien oleh banyak pihak terutama yang kontra dengan diriku, karena hal itu ingin rasanya aku sharing dengan semua pihak walaupun berujung keputusan mutlak ada di tanganku paling tidak hal ini akan sedikit membantu, tapi apa yang aku pikir hasil sharing akan membantu malahan membikin suasana semangkin tak karuan dan bikin amburadul sampai-sampai aku terbentur tak mampu berpikiran sehat.
Dengan tekad dan keniatan yang kuat mulai saat ini dan di mulai detik ini pula aku memutuskan akan siap menanggung resiko seberat apapun dengan konsekwensi yang aku ambil.
Aku menganalisa dampak yang akan terjadi sangat merugikan diriku juga keluargaku, jika keputusan yang aku ambil ini meleset.
Tapi akan berubah dengan dratis jika apa yang aku pikirkan dapat aku realisasikan.
Masa depanku masih panjang, terutama masa depan anak-anakku tentunya jika aku terlambat mengambil keputusan yang merugi keluargaku juga, memang pada saat ini kebimbangan selalu menyelimuti diriku pasca kehancuran usaha di bidang WARTEG, kepercayaan istri pada diriku menurun, kepercayaan keluarga istri padaku juga sirna, apalagi yang berkaitan dengan profesi yang sedang aku geluti saat ini, yang sangat tidak di sukai oleh pihak keluarga besar istri. Sedangkan yang ada di pemikiranku pada saat ini adalah aku ingin usaha tapi jangan sampai di dapat dengan cara berhutang, atau usaha yang memerlukan modal yang sedikit agar dalam perjalanan usaha tidak menjadi beban pikiran banyak pihak, yang selama ini membantuku.
Persisnya ada seorang teman yang memberi pandangan yang cukup menerangi pikiranku yaitu; aku harus berpikiran positif di bikin seolah-olah semua pihak lagi mendorong dan mensupport apa-apa yang aku lakukan.
Hilangkan prasangka berburuk sangka pada siapapun pandanglah orang-orang yang tadinya pesimis dalam memang apa yang aku lakukan dengan senyum kegembiraan di karenakan pada saat ini mereka merubah pandangan mereka menjadi optimis dan harapan besar akan kemampuan dan skill yang di miliki masih banyak orang memerlukan. Tentang hasil berpulang kepada alloh swt sebab hanya dialah sang pemberi rezeki tinggal kitanya sang hamba mencari dan menggalinya.
Senin, 12 September 2011
Ketergantungan terselubung
Trauma masa kecil atau watak bawaan lahir ataukah keras kepala/egois.
Kata yang diatas di anggap sebagai sebab keadaan diriku pada saat ini, oleh karena kontroversi yang di atas maka akan di urai secara detail faktor yang sebenarnya yang berkaitan dengan diri penulis yaitu sakuri.
Menurut pribadi sang penulis kenapa dia saat ini mempunyai kondisi terpuruk tidak lain karena ulah dari diri dia sendiri, yang menjelang usia menginjak 34 kemanjaan dan merasa kurang kasih sayang menghambat motorik berkerja dengan normal.
Faktor yang di anggap sepele oleh dia selalu remehkan, justru hal inilah yang menjadikan bumerang bagi diri dia sehingga dia tidak ada kemajuan secara global.
Teruntuk sang pasangan yaitu sang istri indrawati selalu melemahkan dan selalu menambah beban psikologis, tidak ada ruang gerak yang longgar untuk pergerakan dia, timing tersebut sama berbarengan dengan kondisi drop dia kemudian di perparah oleh ulah sang pasangan hidup, yang notabene kecintaan dan kasih sayang kepada sang suami mulai berkurang hal ini terjadi tanpa ia sadari. Sedangkan sang suami yang sangat mencintai istrinya tak mempunyai bekal ilmu yang cukup bagaimana bentuk dan rupa menyampaikan bentuk rasa sayangnya, hal ini berkaitan kebiasaan dia menerima apapun bentuk yang telah di tetapkan qodha dan qadar oleh alloh swt.
Penilaian kesuksesan yang selalu di lihat berdasarkan materi menjadikan dia tergolong orang yang merugi.
Pola pandang masyarakat sekitar yang serbanya ingin tahu menjadikan memperparah kondisi psikologis sang istri menjadi manusia kritis dan tak mau di kritisi.
Miss komunikasi antara sang suami dengan sang istri menjadikan kesenjangan yang semangkin ternampakan hal ini terjadi karena tidak ada keselarasan dari pihak istri yang terlebih dahulu memvonis bahwa suaminya sudah tidak termaafkan kembali, berdasarkan pengumpulan kesalahan atau kehilapan yang di lakukan sang suami tempo dahulu kala. Menjadi senjata andalan sang istri untuk memojokkan sang suami jika kesandung masalah.
Momentum saling maaf dan memaafkan, berminal aidzin/berlebaran, pengakuan bersalah dan sudah temaafkan, hanyalah di jadikan monumen belaka.
Konsekwensi selalu di abaikan, yang selalu di junjung tinggi oleh sang istri adalah pembuktian komitmen saya selaku suami tentang perubahan yang di janjikan sang suami kepada istrinya, cuman di batasi aksi gerak-geriknya dengan catatan dan di garis bawahi yaitu" jangan menjalankan usaha di bidang terapi jika menjalan bidang terapi dan di fokuskan di bidang tersebut ia memilih untuk berpisah dengan suaminya menurut dia;" pilih opsi mau pilih terapi berarti bersiaplah untuk kehilangan sang istri yaitu sang istri minta cerai, atau berjalan seperti apa adanya dengan selalu di monitoring secara berkala dengan pengawasan langsung dari sang istri."
kekurangan ekonomi menjadi faktor pemicu nomer satu di keluarga kami, akan tetapi hal ini di tolak dengan dalil bahwa dia bukan istri yang matrialistis,
pemicu nomer dua;" adalah kesenjangan kerukunan rumah tangga yang di picu; miss komunikasi, hal ini di bantahkan sang istri dengan terlebih dahulu memvonis "percuma bermusyawarah berujung di pengin menang sendiri".
Tak ada kesempatan dan tak ada ruang untuk komunikasi di antara kami berdua.
Pemicu yang ketiga;" adalah orang ketika yang ada di tengah-tengah rumah tangga kami yang hampir tak terlihat tapi bisa di rasakan."
oleh karena itulah sang suami menjalankan sunah nabi dengan cara mengurangi banyak bicara, dengan cara belajar diam dan mengurangi bicara yang tidak perlu.
Mengejar ketertinggalan di materi dengan cara giat berkerja, dan belajar menggapai kefokusan.
Sedangkan tentang terapi yang sangat di benci sang istri, tetap akan aku fokuskan, tinggal menunggu waktu yang tepat.
Tentang tanggapan dan ancaman sang istri terhadapku aku persilakan di menggugat saya, tapi tentang pengucapan talaq ke dia aku haramkan diriku mengungkapkan kata-kata tersebut. Sebab aku sakuri sangat sayang pada isteriku INDRAWATI apapun yang ada pada isteriku baik dan buruknya aku siap menerima apa adanya. Aku memanjatkan rasa syukur pada alloh swt.
Terimakasih aku persembahkan pada pendamping hidupku,
dan semua pihak yang telah membantu aku. Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Kata yang diatas di anggap sebagai sebab keadaan diriku pada saat ini, oleh karena kontroversi yang di atas maka akan di urai secara detail faktor yang sebenarnya yang berkaitan dengan diri penulis yaitu sakuri.
Menurut pribadi sang penulis kenapa dia saat ini mempunyai kondisi terpuruk tidak lain karena ulah dari diri dia sendiri, yang menjelang usia menginjak 34 kemanjaan dan merasa kurang kasih sayang menghambat motorik berkerja dengan normal.
Faktor yang di anggap sepele oleh dia selalu remehkan, justru hal inilah yang menjadikan bumerang bagi diri dia sehingga dia tidak ada kemajuan secara global.
Teruntuk sang pasangan yaitu sang istri indrawati selalu melemahkan dan selalu menambah beban psikologis, tidak ada ruang gerak yang longgar untuk pergerakan dia, timing tersebut sama berbarengan dengan kondisi drop dia kemudian di perparah oleh ulah sang pasangan hidup, yang notabene kecintaan dan kasih sayang kepada sang suami mulai berkurang hal ini terjadi tanpa ia sadari. Sedangkan sang suami yang sangat mencintai istrinya tak mempunyai bekal ilmu yang cukup bagaimana bentuk dan rupa menyampaikan bentuk rasa sayangnya, hal ini berkaitan kebiasaan dia menerima apapun bentuk yang telah di tetapkan qodha dan qadar oleh alloh swt.
Penilaian kesuksesan yang selalu di lihat berdasarkan materi menjadikan dia tergolong orang yang merugi.
Pola pandang masyarakat sekitar yang serbanya ingin tahu menjadikan memperparah kondisi psikologis sang istri menjadi manusia kritis dan tak mau di kritisi.
Miss komunikasi antara sang suami dengan sang istri menjadikan kesenjangan yang semangkin ternampakan hal ini terjadi karena tidak ada keselarasan dari pihak istri yang terlebih dahulu memvonis bahwa suaminya sudah tidak termaafkan kembali, berdasarkan pengumpulan kesalahan atau kehilapan yang di lakukan sang suami tempo dahulu kala. Menjadi senjata andalan sang istri untuk memojokkan sang suami jika kesandung masalah.
Momentum saling maaf dan memaafkan, berminal aidzin/berlebaran, pengakuan bersalah dan sudah temaafkan, hanyalah di jadikan monumen belaka.
Konsekwensi selalu di abaikan, yang selalu di junjung tinggi oleh sang istri adalah pembuktian komitmen saya selaku suami tentang perubahan yang di janjikan sang suami kepada istrinya, cuman di batasi aksi gerak-geriknya dengan catatan dan di garis bawahi yaitu" jangan menjalankan usaha di bidang terapi jika menjalan bidang terapi dan di fokuskan di bidang tersebut ia memilih untuk berpisah dengan suaminya menurut dia;" pilih opsi mau pilih terapi berarti bersiaplah untuk kehilangan sang istri yaitu sang istri minta cerai, atau berjalan seperti apa adanya dengan selalu di monitoring secara berkala dengan pengawasan langsung dari sang istri."
kekurangan ekonomi menjadi faktor pemicu nomer satu di keluarga kami, akan tetapi hal ini di tolak dengan dalil bahwa dia bukan istri yang matrialistis,
pemicu nomer dua;" adalah kesenjangan kerukunan rumah tangga yang di picu; miss komunikasi, hal ini di bantahkan sang istri dengan terlebih dahulu memvonis "percuma bermusyawarah berujung di pengin menang sendiri".
Tak ada kesempatan dan tak ada ruang untuk komunikasi di antara kami berdua.
Pemicu yang ketiga;" adalah orang ketika yang ada di tengah-tengah rumah tangga kami yang hampir tak terlihat tapi bisa di rasakan."
oleh karena itulah sang suami menjalankan sunah nabi dengan cara mengurangi banyak bicara, dengan cara belajar diam dan mengurangi bicara yang tidak perlu.
Mengejar ketertinggalan di materi dengan cara giat berkerja, dan belajar menggapai kefokusan.
Sedangkan tentang terapi yang sangat di benci sang istri, tetap akan aku fokuskan, tinggal menunggu waktu yang tepat.
Tentang tanggapan dan ancaman sang istri terhadapku aku persilakan di menggugat saya, tapi tentang pengucapan talaq ke dia aku haramkan diriku mengungkapkan kata-kata tersebut. Sebab aku sakuri sangat sayang pada isteriku INDRAWATI apapun yang ada pada isteriku baik dan buruknya aku siap menerima apa adanya. Aku memanjatkan rasa syukur pada alloh swt.
Terimakasih aku persembahkan pada pendamping hidupku,
dan semua pihak yang telah membantu aku. Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Kamis, 01 September 2011
Ada yang menarik yang perlu di garis bawahi, yaitu; jadikan moment penting ini untuk silaturahmi yang ikhlas jangan terpaksakan.
Moment yang kedua; pelatihan puasa di bulan ramadhan di jadikan pegangan dalam perjalanan 11bulan kedepannya agar bisa lebih baik kembali.
Moment yang ketiga; apa-apa yang telah di lakukan di bulan ramadhan jangan di lupakan ingat lah apa tujuan puasa tersebut yaitu "supaya menjadi insan yang bertaqwa".
Moment keempat; "jangan sekali-kali mengerjakan kemudorotan yang tidak berguna.
Moment kelima; "jalankan dan tegakan amar' ma'ruf nahi mungka.
Moment yang kedua; pelatihan puasa di bulan ramadhan di jadikan pegangan dalam perjalanan 11bulan kedepannya agar bisa lebih baik kembali.
Moment yang ketiga; apa-apa yang telah di lakukan di bulan ramadhan jangan di lupakan ingat lah apa tujuan puasa tersebut yaitu "supaya menjadi insan yang bertaqwa".
Moment keempat; "jangan sekali-kali mengerjakan kemudorotan yang tidak berguna.
Moment kelima; "jalankan dan tegakan amar' ma'ruf nahi mungka.
Sabtu, 27 Agustus 2011
INDRAWATI ADALAH ISTRI
Pada tahun 1998, usahaku yang berlokasi di kawidaran, cikupa, tanggerang mengalami kebangkrutan di karena dampak krisis global yang melanda indonesia, akhirnya aku memutuskan pulang kampung, dan mengabdi pada orang tua dengan cara bertani, ketika itu aku di serahkan menggarap pertanian seluas 3 kamas, alhamdulilah di beri kemudahan panen dengan hasil yang cukup. Uang hasil penjualan bawang merah di wujudkan berdirinya rumah kecil di samping rumah yang lama.
Ada kesan yang sangat berkesan sampai sekarang, yaitu rute jalan yang aku lalui ketika akan pergi kesawah aku melewati sebuah rumah di pinggiran sawah yaitu rumah kedah/sanudin. Terlihat wanita cantik yang bernama indrawati. Semangkin semangat diriku pergi ke sawah sembari melihat cewek cakep tersebut.
Tak aku sangka wanita yang aku taksir tersebut setelah aku selidiki ternyata sudah mempunyai tunangan dengan pria lain yang notabene pilihan orang tuanya. Tapi aku tak patah semangat segala upaya aku jalankan untuk memikat hati sang wanita cantik tersebut, akan tetapi semangat itu luntur ketika aku mendengar langsung berita bahwa pertunangan tersebut sudah lama terjadi.
Konsentrasi tentang wanita aku abaikan aku akan konsentrasi ke pertanian aku prioritaskan. Hal ini aku lakukan semata-mata aku merasa berhutang pada orang tuaku waktu aku di warteg.
Setelah berjalannya waktu sembari menjalankan usaha pertanian aku mencoba mendekati seorang wanita asal sidakaton yang bernama WASIAH, dengan hati berbunga di karenakan wanita ini adalah idaman hatiku pada saat aku di MADRASAH DINIAH AWALIAH NURULHUDA SIDAPURNA.
ada peran yang cukup dominan pada saat itu adalah sahabatku yaitu seorang wanita juga yang bernama NURHAISAH, dia adalah sahabatku ketika aku di sekolah menengah pertama di BREBES.
sangkin dekatnya persahabatanku dengan nurhaisah, banyak orang sekitar yang salah tafsir bahkan ada juga mengatakan bahwa sakuri dengan nurhaisah berpacaran, bahkan ada juga bertunangan, setelah kabar berita tersebut simpang siur akhirnya sampai juga di telingaku itupun di sampaikan oleh nurhaisah sendiri.
Ada kabar baik datang dari cabawan, yaitu; bahwa indrawati membatalkan perjuangannya dengan slamet, sangat terbuka lebar bagi diriku untuk upaya pendekatan kepada dirinya, sedikit demi sedikit usaha pendekatan aku jalankan, di mulai dari main ke rumahnya, surat menyurat dan salam lewat teman-temannya.
Akhirnya klimaks pun datang juga, aku mendapat jawaban dari WAISAH DIA MENERIMA AKU JADI PACAR SEKALIGUS DIA MAU MENJADI ISTERIKU, AKU BINGUNG AKHIRNYA TENTANG WAISAH DENGAN HATI BULAT AKU MAIN KE RUMAHNYA DAN MEMINTA MAAF BAHWA AKU TIDAK BISA. CUKUP SEBAGAI TEMAN AJA.
BEGITU JUGA NUR HAISAH DIA TERNYATA DIAM- DIAM MENYUKAI DIRIKU YANG SEJATINYA AKU MENGANGGAP DIA CUMA SEKEDAR SEBATAS SAHABAT SEMATA.
AKHIRNYA AKU DENGAN INDRAWATI SEPAKAT DENGAN KOMITMEN BERSAMA UNTUK MASA DEPAN YANG DI RESTUI KEDUA ORANG TUA. AKHIRNYA HUBUNGANKU DIRESTUI KEDUA ORANG TUAKU JUGA DAN HARI H DI TETAPKAN UNTUK ACARA PERTUNANGAN.
SETELAH ACARA PERTUNANGAN TERJADI TERJADI INSIDEN YANG MENCENGANGKAN YAITU DENGAN KEDATANGAN NURHAISAH KE RUMAHKU DI IRINGI ISAK TANGIS DIA, DENGAN PENGAKUAN "BAHWA DIA SANGAT MENCINTAIKU SEJAK MASIH SEKOLAH HINGGA SEKARANG" akhirnya setelah suasana tenang akhirnya aku jelaskan agar kedamaian dan kerukunan tetap terjalin antara kami berdua, dan pada saat ini dia nur haisah sudah menikah dengan teman sekolahnya yang juga teman kelasku juga. Yang bernama; FATKURAOHMAN YANG BIASA AKU PANGGIL SI"OMAN". SEKARANG SUDAH DI KARUNIA ANAK YANG CANTIK JELITA SEPERTI IBUNYA, SEDANGKAN AKU MENIKAH DENGAN INDRAWATI SAAT INI DI KARUNIAHI DUA ANAK.
Ada kesan yang sangat berkesan sampai sekarang, yaitu rute jalan yang aku lalui ketika akan pergi kesawah aku melewati sebuah rumah di pinggiran sawah yaitu rumah kedah/sanudin. Terlihat wanita cantik yang bernama indrawati. Semangkin semangat diriku pergi ke sawah sembari melihat cewek cakep tersebut.
Tak aku sangka wanita yang aku taksir tersebut setelah aku selidiki ternyata sudah mempunyai tunangan dengan pria lain yang notabene pilihan orang tuanya. Tapi aku tak patah semangat segala upaya aku jalankan untuk memikat hati sang wanita cantik tersebut, akan tetapi semangat itu luntur ketika aku mendengar langsung berita bahwa pertunangan tersebut sudah lama terjadi.
Konsentrasi tentang wanita aku abaikan aku akan konsentrasi ke pertanian aku prioritaskan. Hal ini aku lakukan semata-mata aku merasa berhutang pada orang tuaku waktu aku di warteg.
Setelah berjalannya waktu sembari menjalankan usaha pertanian aku mencoba mendekati seorang wanita asal sidakaton yang bernama WASIAH, dengan hati berbunga di karenakan wanita ini adalah idaman hatiku pada saat aku di MADRASAH DINIAH AWALIAH NURULHUDA SIDAPURNA.
ada peran yang cukup dominan pada saat itu adalah sahabatku yaitu seorang wanita juga yang bernama NURHAISAH, dia adalah sahabatku ketika aku di sekolah menengah pertama di BREBES.
sangkin dekatnya persahabatanku dengan nurhaisah, banyak orang sekitar yang salah tafsir bahkan ada juga mengatakan bahwa sakuri dengan nurhaisah berpacaran, bahkan ada juga bertunangan, setelah kabar berita tersebut simpang siur akhirnya sampai juga di telingaku itupun di sampaikan oleh nurhaisah sendiri.
Ada kabar baik datang dari cabawan, yaitu; bahwa indrawati membatalkan perjuangannya dengan slamet, sangat terbuka lebar bagi diriku untuk upaya pendekatan kepada dirinya, sedikit demi sedikit usaha pendekatan aku jalankan, di mulai dari main ke rumahnya, surat menyurat dan salam lewat teman-temannya.
Akhirnya klimaks pun datang juga, aku mendapat jawaban dari WAISAH DIA MENERIMA AKU JADI PACAR SEKALIGUS DIA MAU MENJADI ISTERIKU, AKU BINGUNG AKHIRNYA TENTANG WAISAH DENGAN HATI BULAT AKU MAIN KE RUMAHNYA DAN MEMINTA MAAF BAHWA AKU TIDAK BISA. CUKUP SEBAGAI TEMAN AJA.
BEGITU JUGA NUR HAISAH DIA TERNYATA DIAM- DIAM MENYUKAI DIRIKU YANG SEJATINYA AKU MENGANGGAP DIA CUMA SEKEDAR SEBATAS SAHABAT SEMATA.
AKHIRNYA AKU DENGAN INDRAWATI SEPAKAT DENGAN KOMITMEN BERSAMA UNTUK MASA DEPAN YANG DI RESTUI KEDUA ORANG TUA. AKHIRNYA HUBUNGANKU DIRESTUI KEDUA ORANG TUAKU JUGA DAN HARI H DI TETAPKAN UNTUK ACARA PERTUNANGAN.
SETELAH ACARA PERTUNANGAN TERJADI TERJADI INSIDEN YANG MENCENGANGKAN YAITU DENGAN KEDATANGAN NURHAISAH KE RUMAHKU DI IRINGI ISAK TANGIS DIA, DENGAN PENGAKUAN "BAHWA DIA SANGAT MENCINTAIKU SEJAK MASIH SEKOLAH HINGGA SEKARANG" akhirnya setelah suasana tenang akhirnya aku jelaskan agar kedamaian dan kerukunan tetap terjalin antara kami berdua, dan pada saat ini dia nur haisah sudah menikah dengan teman sekolahnya yang juga teman kelasku juga. Yang bernama; FATKURAOHMAN YANG BIASA AKU PANGGIL SI"OMAN". SEKARANG SUDAH DI KARUNIA ANAK YANG CANTIK JELITA SEPERTI IBUNYA, SEDANGKAN AKU MENIKAH DENGAN INDRAWATI SAAT INI DI KARUNIAHI DUA ANAK.
Sabtu, 20 Agustus 2011
Tragedi kecelakaan becak
Selepas smpn lulusan sebenarnya tidak terbesit dalam pikiranku untuk merantau, akan tetapi orang tuaku sangat menginginkan diriku merantau, hal yang ku inginkan padahal cuma satu membantu orang tua di bidang pertanian.
Padahal selepas smpn walaupun banyak tawaran beasiswa berdatangan di karenakan aku termasuk siswa yang berprestasi, tapi orang tua tak boleh aku sekolah, akhirnya tawaran itu aku tolak dan memutuskan mengikuti kemauan orang tua.
Pertama kali aku merantau di ajak oleh H.talab yang mempunyai warteg di daerah cakung, selepas dari cakung perjalanan di lanjutkan ke kebayoran baru tak jauh dari terminal blok M, tepatnya di warteg milik tetanggaku, yaitu DARSO, selepas makan siang baru perjalanan di lanjutkan ke tanggerang tepatnya di warteg milik MUKRODI, yang berlokasi di desa doyong/alam jaya, kec jatiuwung tanggerang.
Di warteg tersebut ternyata sudah ada karyawan 3 orang, yang terdiri dari 2 orang perempuan yang bernama; yati dan kartini, sedangkan yang laki-laki namanya hardiman.
Pada saat itu aku masih polos boleh di bilang bloon tak tahu apapun, selama satu bulan di sana aku belum bisa apa-apa sebab semuanya terasa asing bagiku baik itu masalah masakan, nama-nama masakan, maupun cara membungkus makanan sampai hal menghitung harga.
Ada kesulitan di sana pas kebetulan pada saat itu kemarau panjang, yang namanya air adalah barang yang sangat langka, apalagi kebutuhan warteg amat sangat membutuhkan, hampir satu bulan aku di doyong tidak mandi, sebab prioritas adalah wanita.
Mencari air adalah kegiatan rutin yang aku jalankan mengantri adalah solusi awal, yang kedua adalah mencari ke daerah lain, dan langkah yang ketiga adalah membeli air.
Karena air penting akhirnya armada yang di gunakan untuk mengangkut air di sediakan BECAK adalah alat tranportasi yang di gunakan pada saat itu, sebab komunitas becak pada saat itu belum di larang pemerintah.
Dari mengenal becak itu menjadikan keseharianku bergelut di becak dari mengantar pasar sampai membawa air.
Pada suatu hari tepatnya pada malam sabtu manis kurang lebih pukul 01;30 aku mengalami kecelakaan hebat di daerah jatiuwung tanggerang, aku cari tukang urut tidak juga aku temukan sampai-sampai keesokan harinya tanganku membengkak besar dan sangat nyeri sekali, aku sadar aku salah terlalu percaya diri dalam mengendarai becak, di mulai dari situlah terbesit di pikiranku untuk menjadi seorang tukang terapi sebab sangat langka tukang terapi muda yang ada adalah terapi yang sudah tua.
Padahal selepas smpn walaupun banyak tawaran beasiswa berdatangan di karenakan aku termasuk siswa yang berprestasi, tapi orang tua tak boleh aku sekolah, akhirnya tawaran itu aku tolak dan memutuskan mengikuti kemauan orang tua.
Pertama kali aku merantau di ajak oleh H.talab yang mempunyai warteg di daerah cakung, selepas dari cakung perjalanan di lanjutkan ke kebayoran baru tak jauh dari terminal blok M, tepatnya di warteg milik tetanggaku, yaitu DARSO, selepas makan siang baru perjalanan di lanjutkan ke tanggerang tepatnya di warteg milik MUKRODI, yang berlokasi di desa doyong/alam jaya, kec jatiuwung tanggerang.
Di warteg tersebut ternyata sudah ada karyawan 3 orang, yang terdiri dari 2 orang perempuan yang bernama; yati dan kartini, sedangkan yang laki-laki namanya hardiman.
Pada saat itu aku masih polos boleh di bilang bloon tak tahu apapun, selama satu bulan di sana aku belum bisa apa-apa sebab semuanya terasa asing bagiku baik itu masalah masakan, nama-nama masakan, maupun cara membungkus makanan sampai hal menghitung harga.
Ada kesulitan di sana pas kebetulan pada saat itu kemarau panjang, yang namanya air adalah barang yang sangat langka, apalagi kebutuhan warteg amat sangat membutuhkan, hampir satu bulan aku di doyong tidak mandi, sebab prioritas adalah wanita.
Mencari air adalah kegiatan rutin yang aku jalankan mengantri adalah solusi awal, yang kedua adalah mencari ke daerah lain, dan langkah yang ketiga adalah membeli air.
Karena air penting akhirnya armada yang di gunakan untuk mengangkut air di sediakan BECAK adalah alat tranportasi yang di gunakan pada saat itu, sebab komunitas becak pada saat itu belum di larang pemerintah.
Dari mengenal becak itu menjadikan keseharianku bergelut di becak dari mengantar pasar sampai membawa air.
Pada suatu hari tepatnya pada malam sabtu manis kurang lebih pukul 01;30 aku mengalami kecelakaan hebat di daerah jatiuwung tanggerang, aku cari tukang urut tidak juga aku temukan sampai-sampai keesokan harinya tanganku membengkak besar dan sangat nyeri sekali, aku sadar aku salah terlalu percaya diri dalam mengendarai becak, di mulai dari situlah terbesit di pikiranku untuk menjadi seorang tukang terapi sebab sangat langka tukang terapi muda yang ada adalah terapi yang sudah tua.
Jumat, 19 Agustus 2011
Rumah idaman
Hasil panen memuaskan akan tetapi disini terjadi konflik yang kurang mengenakan antara aku dengan mertuaku, yakni orang tua menginginkan agar aku konsentrasi di dagang dan beliau yang mengurus pertanian dengan cara memelihara seorang buruh dengan sistem bagi hasil alhamdulilah orang yang di cari sudah ia dapat yang karakternya hampir mirip dengan karakter yang dia miliki.
Harjo adalah nama orang tersebut akan tetapi ternyata tidak berjalan dengan mulus dia pendapat orang tua selalu di tentangnya alhasil "gondok" selalu menyelimuti hatinya dan berimbas pada keluargaku, dengan mosi karena tak ingin kejadian terulang kembali akhirnya aku memutuskan aku terjun langsung.
Setelah aku terjun langsung di dunia pertanian memang tak terjadi insiden panen yang aku harapkan telah datang dan menuai hasil yang cukup dengan nilai rupiah 15 juta, seperti yang aku cita-citakan aku akan membangun rumah dengan modal yang ala kadarnya yang aku punyai itu. Setelah aku pikir panjang akhirnya kebulatan tekad aku raih juga walaupun banyak kontroversi yang terjadi, dengan bekal bismillah dengan keyakinan yang tulus, akhirnya alloh swt memberi jalan yang mudah untuk diriku memulainya.
Apa artinya duit cuma 15juta, nyape kemana pembangunannya tapi lagi-lagi alloh menunjukkan kekayaannya tidak sedikit orang-orang berdatangan menawarkan bantuan, dengan tangan terbuka lebar akhirnya aku terima bantuan yang berdatangan tersebut, dan hasilnya rumah yang aku idam-idamkan selesai juga walaupun banyak menuai kontroversi di sana--sini.
Tapi ada hal sangat menyakitkan yang aku rasakan banyak kejadian selama masa proses pembangunan tersebut tapi hal itu masih bisa terselesaikan, semenjak selesainya pembangunan aku sampai saat ini belum merasakan kedamaian selayaknya di rumah sendiri.
Sampai-sampai jika lebaran datang tak ingin rasanya aku ingin lebaran di rumah sebab rasa risih masih terus menyelimuti diriku, aku terdampar di perantauan sendiri, tapi aku sangat menikmati kesendirian tersebut aku sangat bersyukur sekali. Terima kasih ya alloh.
Harjo adalah nama orang tersebut akan tetapi ternyata tidak berjalan dengan mulus dia pendapat orang tua selalu di tentangnya alhasil "gondok" selalu menyelimuti hatinya dan berimbas pada keluargaku, dengan mosi karena tak ingin kejadian terulang kembali akhirnya aku memutuskan aku terjun langsung.
Setelah aku terjun langsung di dunia pertanian memang tak terjadi insiden panen yang aku harapkan telah datang dan menuai hasil yang cukup dengan nilai rupiah 15 juta, seperti yang aku cita-citakan aku akan membangun rumah dengan modal yang ala kadarnya yang aku punyai itu. Setelah aku pikir panjang akhirnya kebulatan tekad aku raih juga walaupun banyak kontroversi yang terjadi, dengan bekal bismillah dengan keyakinan yang tulus, akhirnya alloh swt memberi jalan yang mudah untuk diriku memulainya.
Apa artinya duit cuma 15juta, nyape kemana pembangunannya tapi lagi-lagi alloh menunjukkan kekayaannya tidak sedikit orang-orang berdatangan menawarkan bantuan, dengan tangan terbuka lebar akhirnya aku terima bantuan yang berdatangan tersebut, dan hasilnya rumah yang aku idam-idamkan selesai juga walaupun banyak menuai kontroversi di sana--sini.
Tapi ada hal sangat menyakitkan yang aku rasakan banyak kejadian selama masa proses pembangunan tersebut tapi hal itu masih bisa terselesaikan, semenjak selesainya pembangunan aku sampai saat ini belum merasakan kedamaian selayaknya di rumah sendiri.
Sampai-sampai jika lebaran datang tak ingin rasanya aku ingin lebaran di rumah sebab rasa risih masih terus menyelimuti diriku, aku terdampar di perantauan sendiri, tapi aku sangat menikmati kesendirian tersebut aku sangat bersyukur sekali. Terima kasih ya alloh.
Kisahku dalam membangun rumah
Setelah kegagalanku di kemang prapatan bogor, klimaksnya aku pulang ke rumah di cabawan.
Walaupun berat rasanya aku meninggalkan warteg kemang prapatan alasanya aku merasa kerasan disana. Tapi karena sudah menjadi keputusan bersama dengan istri akhirnya pulang juga walaupun kepulanganku kali ini di cibirkan oleh mertuaku kata beliau "nanti mau makan batu anak-anakku." subhanalloh lagi-lagi alloh memperlihatkan kebesarannya sesampainya aku di kampung halaman aku melamar pekerjaan kepada orang tua, bukannya di terima malahan di beri tawaran untuk menggarap sawah hasil gadaian milik haji karyo jangkung, akhirnya aku memulai hari-hariku di sawah walaupun tak punya modal sedikitpun akhirnya banyak pihak-pihak yang mau menawarkan pinjaman pada diriku di mulai dari orang tua, dan saudara dan saudariku.
Semuanya berperan penting membantuku amien.
Pertanian berjalan mulus dengan hasil yang memuaskan tapi harga bawang pada saat itu lagi jatuh otomatis tanam perdana yang aku lakukan merugi, tapi aku tak putus asa malahan garapanku bertambah banyak.
Walaupun berat rasanya aku meninggalkan warteg kemang prapatan alasanya aku merasa kerasan disana. Tapi karena sudah menjadi keputusan bersama dengan istri akhirnya pulang juga walaupun kepulanganku kali ini di cibirkan oleh mertuaku kata beliau "nanti mau makan batu anak-anakku." subhanalloh lagi-lagi alloh memperlihatkan kebesarannya sesampainya aku di kampung halaman aku melamar pekerjaan kepada orang tua, bukannya di terima malahan di beri tawaran untuk menggarap sawah hasil gadaian milik haji karyo jangkung, akhirnya aku memulai hari-hariku di sawah walaupun tak punya modal sedikitpun akhirnya banyak pihak-pihak yang mau menawarkan pinjaman pada diriku di mulai dari orang tua, dan saudara dan saudariku.
Semuanya berperan penting membantuku amien.
Pertanian berjalan mulus dengan hasil yang memuaskan tapi harga bawang pada saat itu lagi jatuh otomatis tanam perdana yang aku lakukan merugi, tapi aku tak putus asa malahan garapanku bertambah banyak.
Selasa, 16 Agustus 2011
Keterbatasan tidak menjadikan suatu halangan untuk meraih sebuah harapan, ada yang menamakan hal ini sebagai wujud kesombongan, tapi aku tak memperdulikan. Entahlah mengapa aku bersikap demikian.
Ada hal yang aku tampilkan terutama teknik belajarku dalam bidang akademis; "percayalah pada dirimu hadapilah masa yang akan datang kamu pelajari terlebih dahulu agar engkau menghadapi masa sekarang mempunyai modal."
setelah mengalami berbagai macam batu sandungan dimana-mana, akhirnya kesempatan untuk penerapan metode tersebut terwujud juga, konsentrasi jika sang pengajar lagi mengajar perlu menjadi perhatian, di tambah lagi kecintaan akan materi dan kecintaan akan pengajar akan menambah bobot.
Seriuslah dalam mengerjakan apapun walupun hal yang pada awalnya itu tidak engkau sukai, sebab kecintaan datang jika keseriusan yang di kerjakan secara terus menerus, rasa kekuatiran terjadi di karenakan ada hal yang bersikap keraguan, jangan ngalah sebelum engkau memulai.
Hadapilah semua soal yang paling engkau anggap sulit, dengan berpikir positif, dan jiwa tenang, sebab ketenangan jiwa bisa membawa kita dalam keberuntungan jangan meninggalkan sesuatu yang menjadi kewajibanmu sebelum engkau kerjakan.
Ada hal yang aku tampilkan terutama teknik belajarku dalam bidang akademis; "percayalah pada dirimu hadapilah masa yang akan datang kamu pelajari terlebih dahulu agar engkau menghadapi masa sekarang mempunyai modal."
setelah mengalami berbagai macam batu sandungan dimana-mana, akhirnya kesempatan untuk penerapan metode tersebut terwujud juga, konsentrasi jika sang pengajar lagi mengajar perlu menjadi perhatian, di tambah lagi kecintaan akan materi dan kecintaan akan pengajar akan menambah bobot.
Seriuslah dalam mengerjakan apapun walupun hal yang pada awalnya itu tidak engkau sukai, sebab kecintaan datang jika keseriusan yang di kerjakan secara terus menerus, rasa kekuatiran terjadi di karenakan ada hal yang bersikap keraguan, jangan ngalah sebelum engkau memulai.
Hadapilah semua soal yang paling engkau anggap sulit, dengan berpikir positif, dan jiwa tenang, sebab ketenangan jiwa bisa membawa kita dalam keberuntungan jangan meninggalkan sesuatu yang menjadi kewajibanmu sebelum engkau kerjakan.
Sabtu, 06 Agustus 2011
Pengalaman yang pahit
Setelah menginjakkan kaki di kampung halaman, aku memulai kegiatan rutinitasku yaitu sebagai seorang terapis, mendatangi pasien di desa klampok brebes yaitu ke kakakku warip yang ku dengar beliau sakit menurut dukun katanya ada yang mengganggu, tapi kata dokter dia terkena tipus aku mencoba mengobati beliau dengan mengantar kakakku yu sitoh yang juga dia itu yang notabene adalah mertua daripada kang warip, setelah selesai acara kami memutuskan mengantar pulang ke rumahnya di padaharja di dinuk tegal sesampainya disana menjelang pas magrib, ketika akan sholat magrib terjadi insiden di kamarnya kakakku ada seekor ular kecil yang melingkar di depan kamarnya yang menurut orang tua hal itu pertanda bahwa yang bersangkutan ada janji yang belum di tepati wallahu''lam.
Setelah pulang ke rumahku di cabawan dan ketika beristirahat aku bermimpi di datangi jin kafir yang mengajakku ke dalam dunia dia tapi aku tak mau,
dan aku yakin bahwa mimpi ini ada kaitanya dengan pasien yang baru aku obati dan besoknya mimpi itu aku ceritakan pada yang bersangkutan, aku bilang pada beliau untuk melepaskan barang yang selama ini dia miliki untuk di kembalikan kepada yang punya sebab menurut mas kardy bahwa kodam yang ada di barang tersebut adalah jin kafir, alhamdulilah taklama setelah itu barang tersebut di kembalikan kepada yang punya dengan suka rela dia menyerahkan barang tersebut yang berupa keris kecil yang bernama cuwuk kaligangsa.
Semoga rumah tangganya menjadi lebih tentram dengan di kebalikannya barang tersebut, amien.
Setelah pulang ke rumahku di cabawan dan ketika beristirahat aku bermimpi di datangi jin kafir yang mengajakku ke dalam dunia dia tapi aku tak mau,
dan aku yakin bahwa mimpi ini ada kaitanya dengan pasien yang baru aku obati dan besoknya mimpi itu aku ceritakan pada yang bersangkutan, aku bilang pada beliau untuk melepaskan barang yang selama ini dia miliki untuk di kembalikan kepada yang punya sebab menurut mas kardy bahwa kodam yang ada di barang tersebut adalah jin kafir, alhamdulilah taklama setelah itu barang tersebut di kembalikan kepada yang punya dengan suka rela dia menyerahkan barang tersebut yang berupa keris kecil yang bernama cuwuk kaligangsa.
Semoga rumah tangganya menjadi lebih tentram dengan di kebalikannya barang tersebut, amien.
Jumat, 08 April 2011
Bapak toip adalah orang tuaku
Usianya sudah kepala delapan kondisinya sudah tua, di masa tuanya beliau masih memikirkan masa depan anak-anaknya, beliau adalah sosok bapak panutan bagi anak-anaknya, pekerja keras, tidak banyak mengeluh, ibadah adalah moto dalam hidupnya, hari-harinya di isi dengan ibadah dan bekerja, keihlasan hidup yang beliau jalani memang sangat patut di jadikan sori tauladan yang baik, menjalani masa tua sekarang ini beliau sedang dilanda sakit, sakit yang beliau derita adalah penyakit diabetes , walaupun saat ini beliau terkena penyakit tetap ibadah masih beliau jalankan, dan keluhan sakit tidak beliau rasakan, itulah keihlasan beliau, tidak sungkan dan rasa syukur selalu beliau panjatkan sebab tidak ada kekuasaan yang lebih hak dari pada kekuasaan allah, dan kalimat laailahaillaloh selalu dia nanti ketika ajal akan menjemput beliau nantinya, tidak terasa, waktu kian terus berjalan anak-anak beliau masih banyak di perantauan, yang saat ini ingin menemani beliau tapi ada suatu ganjalan mencari nafkah untuk keluarga, beliau memakluminya sungguh suatu sikap yang sangat terpuji yang beliau miliki.
Diabetes atau penyakit gula darah
Penyakit diabetes bisa menyerang siapa saja tak perduli orang miskin, maupun orang kaya.
Dan tak memandang usia muda maupun tua, belum ada bukti yang yang nyata bahwa penyakit diabetes bisa di obati dan penyakit tersebut tak datang lagi, dan menurut sepengetahuan sipenulis diabetes merupakan satu penyakit yang di akibatkan karena fungsi pankreas tidak berkerja secara optimal, jadi kelenjar pankreas tidak bisa menghasilkan insulin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mengontrol gula dalam darah.
Dan tak memandang usia muda maupun tua, belum ada bukti yang yang nyata bahwa penyakit diabetes bisa di obati dan penyakit tersebut tak datang lagi, dan menurut sepengetahuan sipenulis diabetes merupakan satu penyakit yang di akibatkan karena fungsi pankreas tidak berkerja secara optimal, jadi kelenjar pankreas tidak bisa menghasilkan insulin yang dibutuhkan oleh tubuh untuk mengontrol gula dalam darah.
Selasa, 29 Maret 2011
Rabu, 23 Maret 2011
Memutuskan suatu berdasarkan hati
Memutuskan pilahan sebuah karier untuk masa depan tidak bisa serakah, harus di pikir dengan matang.
Sebab hasil pemikiran akan menentukan buah pikir apakah baik buahnya?
Cerita bersumber dari pemikiran terapis, tentang pilahan berdagang kaki lima yang selama ini di kerjakan yang sudah bisa di hitung hasil maximalnya, berbanding dengan terapis sebuah usaha yang baru yang saat ini dalam taraf sampingan, tapi tentang hasil bisa menyamai bahkan lebih dari berdagang, di karenakan perbandingan secara ekonomis tersebut itulah sang terapis lebih memilih terapi sebab di samping nilai ekonominya profesi terapi adalah sebuah yang awal mulanya di kerjakan karena hobi, dan kecintaan karena hati.
Proses pemilihan memakan waktu yang cukup lama, dan mengalami berbagai macam proses tragedi tapi kesemuanya itu bisa teratasi dengan aman terkendali.
Sebab hasil pemikiran akan menentukan buah pikir apakah baik buahnya?
Cerita bersumber dari pemikiran terapis, tentang pilahan berdagang kaki lima yang selama ini di kerjakan yang sudah bisa di hitung hasil maximalnya, berbanding dengan terapis sebuah usaha yang baru yang saat ini dalam taraf sampingan, tapi tentang hasil bisa menyamai bahkan lebih dari berdagang, di karenakan perbandingan secara ekonomis tersebut itulah sang terapis lebih memilih terapi sebab di samping nilai ekonominya profesi terapi adalah sebuah yang awal mulanya di kerjakan karena hobi, dan kecintaan karena hati.
Proses pemilihan memakan waktu yang cukup lama, dan mengalami berbagai macam proses tragedi tapi kesemuanya itu bisa teratasi dengan aman terkendali.
Minggu, 20 Maret 2011
Kamis, 17 Maret 2011
Bertani bawang merah
Pasca kegagalan di warteg kemang akhirnya seluruh anggota warteg kemang prapatan pulang kampung. Dan memulai kehidupan baru yaitu bertani bawang, alangkah malu hati ini keberhasilan yang di dambakan ternyata kegagalan yang di dapatkan, tapi tak mengapa kesempatan masih terbuka lebar dengan mengesampingkan rasa malu, melamar jadi buruh tani di orang tua sendiri adalah solusi pertama yang di jalankan, ternyata Allah SWt berkehendak lain tawaran mengelola pertanian sendiri adalah tawaran yang di berikan orang tua terhadapku. Akhirnya aku menerima tawaran tersebut dengan konsekwensi berhutang kembali sebab modal sedikitpun tidak aku punya, berbekal modal hutang akhirnya kumolai usaha pertanian investornya adalah kakakku sapuroh dan orang tuaku sendiri. Masa tanam di mulai dengan semangat 78 belajar bertani dari mulai mencangkul sampai je hal lainnya aku kerjakan hal ini semata mat aku lakukan karena amanah. Masa panen datang dengan hasil yang sangat memuaskan tapi tak ayal harga tidak sesuai dengan harapan, masa perdana bertani hasilnya cuma kerja bakti, tapi rasa putus asa tidak ada dalam kamusku semangat semangkin menggelora dengan ini pulalah lahan garapan di tambah kembali, menginjak musim tanam kedua ada sedikit insiden kecil yaitu usaha yang lain di luar pertanian masih membutuhkan perhatian mulai dari sinilah komplikasi intern di mulai yaitu antara aku dengan mertua, setelah mengalami konflik intern, untuk mencegah konflik ter sebut datang kembali akhirnya usaha yang di rantau aku serahkan pada orang lain untuk mengurusnya, konsentrasi sepenuhnya ke pertnian, pertnian berjalan selama jangka waktu satu tahun, walaupun menuai kerugian tapi banyak sekali berkah yang terkandung di dalamnya terutama berdirinya rumah mungil di tepian sawah yang aku namain tudung kenanga . Walaupun pembangunan rumah tersebut penuh dengan intrik dan hutang di sana sini tapi kesemuanya itu insya allah bisa teratasi dengan bismillahirohman nirrmhim. Pelan namun pasti setelah mengalami berbagai macam polemik kesemuanya sedikit banyak teratasi.
Kisah bertani bawang merah berhenti sampai pembangunan rumah selesai, walaupun belum sempurna tapi rasa sukur tetap di kumandangkan, tak terasa waktu jualah yang menjawab konsentrasi kembali tertuju di perantauan dan hal ini menuai hikmah, yaitu profesi lama di kembangkan yaitu terapis pijat urut reflexy sekarang bertambah hijamah atau lebih terkenal dengan bekam. Bertepatan dengan tanggal 25 desember 2010 pelatihan bekam di radio wadi 102.0 fm dengan mengundang nara sumber ustad ody santoso seorang pakar terapis strum 220 volt yang tinggal dan berpraktik di jalan kelor bogor. Dengan bertambahnya keahlian terapi akhirnya keputusan bulat di ambil menjadi therapis pijat adalah pilihan hati untuk bekal masa depan hari tua kelak.
Semoga menuai berkah untuk semua orang dan bagi terapisnya juga.
Kisah bertani bawang merah berhenti sampai pembangunan rumah selesai, walaupun belum sempurna tapi rasa sukur tetap di kumandangkan, tak terasa waktu jualah yang menjawab konsentrasi kembali tertuju di perantauan dan hal ini menuai hikmah, yaitu profesi lama di kembangkan yaitu terapis pijat urut reflexy sekarang bertambah hijamah atau lebih terkenal dengan bekam. Bertepatan dengan tanggal 25 desember 2010 pelatihan bekam di radio wadi 102.0 fm dengan mengundang nara sumber ustad ody santoso seorang pakar terapis strum 220 volt yang tinggal dan berpraktik di jalan kelor bogor. Dengan bertambahnya keahlian terapi akhirnya keputusan bulat di ambil menjadi therapis pijat adalah pilihan hati untuk bekal masa depan hari tua kelak.
Semoga menuai berkah untuk semua orang dan bagi terapisnya juga.
Rabu, 16 Maret 2011
Obsesi di warteg kemang prapatan bogor
Kemang prapatan adalah sebuah desa kemang yang posisi geografisnya tepat di pertigaan daerah lingkungan kecamatan yang posisi cukup strategis, tapi sangat di sayangkan kondisi dagang tidak seperti yang di harapkan.
Sebuah kisah yang harus anda baca, bermula ketika sang istri lagi hamil muda yaitu jalan 2 bulan pas kebetulan kondisi yang sama terjadi pada ibunya lagi hamil 6 bulan, melihat kondisi yang demikian tersebut obsesi sang istri mempunyai keinginan melahirkan yang jauh dari rumah di karenakan malu. Karena keinginan yang kuat dari sang istri itulah semangat mencari lokasi untuk usaha warteg. Walhasil lokasi di temukan walaupun menuai kontroversi sebab yang di pentingkan dari awal proses melahirkan bukan dagang rame?
Modal finance tidak di punyai jalan yang di tempuh adalah berhutang kembali kepada saudara perempuan sapuroh namanya, yang nota bene mempunyai keinginan membantu adik kandungnya. Awalnya penjualan cukup menjanjikan sebab omzetnya cukup, tapi alangkah di sayangkan bertahan cuman 5bulan selepas itu kondisinya sudah tidak stabil lagi di tambah lagi konflik intern. Berikut ini adalah permasalahan yang terjadi:
-pembantu adalah masalah klasik
-persalinan
-hal goibiah
-penyakit yang datang secara estafet
-kelangkaan bbm
-ketidak stabilan ekonomi
-asa kebetahan menurun dari pihak istri.
-kerugian atau devisit grafiknya slalu naik,
-ketidak konsistennya menambah permasalahan semangkin menjadi
kebutuhan hidup rumah tangga masih tercukupi akan tetapi kelebihan belum di dapati, klimaksnya dapat ultimatum untuk pulang kampung. Anak-anak sudah sekolah di kemang mereka berinteraksi sosial, karena sudah menjadi keputusan akhirnya sekolahpun harus pindah juga, untung saja anak-anak mudah beradaptasi. Klimaks yang paling tinggi adalah masuk rumah sakit islam tegal karena menderita tipes akut dan memang harus opname dan tidak bisa di tawar kembali dia opname selama 3 hari, setelah agak mendingan baru memutuskan pulang. Setelah waktu berjalan baru ketemu mengapa banyak sekali kerikil slalu menghalangi ternyata ini adalah buah dari kesalahan penulis. Setelah banyaknya cobaan yang beruntun datangnya dan akhirnya kalah juga akhirnya keputusan bulat di ambil pulang kampung, seluruh anggota keluarga dan karyawan pulang dan warung di biarkan dalam kondisi tutup. Pertanian adalah langkah yang di ambil untuk mengatasi kebuntuhan perekonomian.
Sebuah kisah yang harus anda baca, bermula ketika sang istri lagi hamil muda yaitu jalan 2 bulan pas kebetulan kondisi yang sama terjadi pada ibunya lagi hamil 6 bulan, melihat kondisi yang demikian tersebut obsesi sang istri mempunyai keinginan melahirkan yang jauh dari rumah di karenakan malu. Karena keinginan yang kuat dari sang istri itulah semangat mencari lokasi untuk usaha warteg. Walhasil lokasi di temukan walaupun menuai kontroversi sebab yang di pentingkan dari awal proses melahirkan bukan dagang rame?
Modal finance tidak di punyai jalan yang di tempuh adalah berhutang kembali kepada saudara perempuan sapuroh namanya, yang nota bene mempunyai keinginan membantu adik kandungnya. Awalnya penjualan cukup menjanjikan sebab omzetnya cukup, tapi alangkah di sayangkan bertahan cuman 5bulan selepas itu kondisinya sudah tidak stabil lagi di tambah lagi konflik intern. Berikut ini adalah permasalahan yang terjadi:
-pembantu adalah masalah klasik
-persalinan
-hal goibiah
-penyakit yang datang secara estafet
-kelangkaan bbm
-ketidak stabilan ekonomi
-asa kebetahan menurun dari pihak istri.
-kerugian atau devisit grafiknya slalu naik,
-ketidak konsistennya menambah permasalahan semangkin menjadi
kebutuhan hidup rumah tangga masih tercukupi akan tetapi kelebihan belum di dapati, klimaksnya dapat ultimatum untuk pulang kampung. Anak-anak sudah sekolah di kemang mereka berinteraksi sosial, karena sudah menjadi keputusan akhirnya sekolahpun harus pindah juga, untung saja anak-anak mudah beradaptasi. Klimaks yang paling tinggi adalah masuk rumah sakit islam tegal karena menderita tipes akut dan memang harus opname dan tidak bisa di tawar kembali dia opname selama 3 hari, setelah agak mendingan baru memutuskan pulang. Setelah waktu berjalan baru ketemu mengapa banyak sekali kerikil slalu menghalangi ternyata ini adalah buah dari kesalahan penulis. Setelah banyaknya cobaan yang beruntun datangnya dan akhirnya kalah juga akhirnya keputusan bulat di ambil pulang kampung, seluruh anggota keluarga dan karyawan pulang dan warung di biarkan dalam kondisi tutup. Pertanian adalah langkah yang di ambil untuk mengatasi kebuntuhan perekonomian.
Selasa, 15 Maret 2011
Masa transisi menjelang meninggalkan masa lajang
Pada tahun 1996 saat di cilincing jakarta utara di warteg watonah penggemblengan untuk bisa mandiri di lakukan tapi sayang kisahnya dan hasilnya tidak seperti apa yang di harapkan di karenakan ada pihak yang merasa tersisihkan karena kondisinya pada saat itu kurang kondusif akhirnya keberadaan diriku di cilincing tidak bertahan lama, langkah angkat kaki aku lakukan dan kaki aku pijakan di daerah pelabuhan sunda kelapa pintu satu jl lodan raya melamar pekerjaan di wahidin tepatnya di warung rokok, toko, dan warteg milik anak-anaknya. Selama berada di sana diriku di kenalkan berbagai macam kehidupan yang cukup keras dari minuman keras sampai temperamen tinggi bermula dari sana, hiruk pikuk kendaraan kontainer besar bisiknya deru mesin polusi udara mendukung sekali dengan pencetakan kekerasan jika tidak ada filter, banyak sekali kasus yang aku buat di sana dari pelarian diriku dari orang tua sampai perlawanan kepada wahidin sang pemilik tempat tersebut, klimaknya terjadi juga tapi dengan kejadian tersebut membuat aku semangkin tersadar dari pada kekeliruan yang aku buat hal ini terjadi memang sudah tergariskan di suratan takdir, kemudian di mulailah sebuah ritual yang tak lazim aku lakukan yaitu tidak memakan nasi walaupun cuma saupa, makanan yang aku makan adalah sayuran, sedangkan siang harinya aku isi dengan berpuasa . Hal yang demikian aku lakukan semata-mata di tunjukan sebagai bentuk perwujudan penyesalan dari dosa-dosa yang selama ini di lakukan, nadar hal ini akan aku lakukan jika orang tua tak memaafkan segala kesalahan yang pernah aku lakukan, klimaks kejadian itu selesai lebaran usai, mulai di sinilah lembaran baru di mulai tapi amat di sayangkan hasilnya tidak seperti yang di harapkan. Itulah proses yang mesti aku lalui selepas lebaran usai aku berangkat kembali ke pelabuhan tapi sepertinya keberangkatan kali ini tidak di harapkan penghuni yang ada di sana tapi aku sadar dan memaklumi, akhirnya aku di pindahkan di kebon jeruk di warteg milik bibi suem adik ibuku, tapi sayang diriku tidak kerasan di sana karena ada hal yang tidak bisa aku sembunyikan terutama jika datang waktu sholat. Sebab tempat tidak memenuhi persyaratan, sebab aktifitasnya sangat berbenturan dengan jadwal waktu sholat, dari sebab itulah aku tak ber tahan lama di sana dan memutuskan ke bogor kembali di warungnya badiri. Selama di sana pasnya 3bulan janji manis yang di tawarkan terutama hal masa depan untuk diriku dalam usaha, janji tersebut akan di realisasikan selepas aplus di warung tersebut, namanya anak muda kata manis tersebut dia tunggu sampai masa aplus datang ternyata tidak ada realisasinya. Bermula dari sinilah awal tragedi besar di mulai.
Migrasi ke tanggerang tepatnya ke balaraja kampung sentiong di warungnya sapuroh sembari rasa kesal yang menyesakkan dada tragedi kawidaran cikupa di mulai berawal dari tawaran sebuah warteg yang akan di jual, dari sinilah bermula tragedi.
Pirasat sebenarnya sudah ada tapi yang namanya takdir tidak bisa di bantah dan harus di jalani, tragedi tersebut bertepatan dengan tragedi 11 mei 1998: ) sejak itulah kerugian besar yang baru pertama kali aku alami, dan membuat down, akhirnya keputusan aku ambil yaitu pulang kampung.
Bertani adalah solusi terbaik dai sinilah pertemuan dengan istriku bermula, sosok wanita idaman yang akan melahirkan anak dari benih cinta dan sayang. Tapi alangkah di sayangkan kemampuan pencarian ekonomi pada saat itu belum aku kuasai, yang lebih parah lagi profesiku tukang becak yang notabene sebuah pekerjaan di pandang orang tuaku sebagai pekerjaan kelas paling bawah, tapi mempunyai kedudukan istimewa untuk kalangan tertentu. Dan pada tahun 2000 bulan juli tanggal 21 pernikahan di langsungkan. Semoga pernikahan membawa barokah di dunia dan akherat, amien ya robal alamin.
Migrasi ke tanggerang tepatnya ke balaraja kampung sentiong di warungnya sapuroh sembari rasa kesal yang menyesakkan dada tragedi kawidaran cikupa di mulai berawal dari tawaran sebuah warteg yang akan di jual, dari sinilah bermula tragedi.
Pirasat sebenarnya sudah ada tapi yang namanya takdir tidak bisa di bantah dan harus di jalani, tragedi tersebut bertepatan dengan tragedi 11 mei 1998: ) sejak itulah kerugian besar yang baru pertama kali aku alami, dan membuat down, akhirnya keputusan aku ambil yaitu pulang kampung.
Bertani adalah solusi terbaik dai sinilah pertemuan dengan istriku bermula, sosok wanita idaman yang akan melahirkan anak dari benih cinta dan sayang. Tapi alangkah di sayangkan kemampuan pencarian ekonomi pada saat itu belum aku kuasai, yang lebih parah lagi profesiku tukang becak yang notabene sebuah pekerjaan di pandang orang tuaku sebagai pekerjaan kelas paling bawah, tapi mempunyai kedudukan istimewa untuk kalangan tertentu. Dan pada tahun 2000 bulan juli tanggal 21 pernikahan di langsungkan. Semoga pernikahan membawa barokah di dunia dan akherat, amien ya robal alamin.
Metode lama untuk pembaharuan masa depan
Selama bergulat dalam bidang terapis segala teori sudah di coba akan tetapi kurang maksimal, setelah mendalami berbagai macam teori akhirnya di temukan sebuah penelitian yang alamiah yang akurasinya lebih mantap dan mengena hal ini di buktikan dari respon pasien yang merasa terpuaskan, penggalian penemuan dan membaca buku yang terkait selalu menuai hikmah sebuah metode baru tercipta, di antara dari sekian banyak kecondongan terpaku pada kealamiah yang berasal dari diri sendiri.
Kecintaan terhadap terapi bermula pada saat mengalami kecelakaan di jatiuwung yang pada saat itu mencari terapis susahnya seperti mencari jarum di malam hari, dan setelah mendapati terapis ternyata usianya sudah tua, alhamdulilah takdir illahi datang kepadaku rasa sukur selalu aku panjatkan selalu keihlasan dari pasien slalu aku nanti semoga dalam terapi slalu di beri kemudahan dan mendapat rido dari allah swt. Pada saat ini semua keluhan masih aku tampung dan di tangani tentang masalah hasil sepenuhnya di serahkan pada kemurahan allahurobi, sebab cuma dialah pemberi sehat sedangkan terapis cuma perantara belaka, yang banyak sekali kekurangannya sugesti terapi yang berasal dari pasien menjadi berkah untuk pasien untuk kesembuhan.
Kesalahan terkadang juga terjadi sebab terapis menyadari dengan sepenuhnya tentang keterbatasan yang dimikinya, dan kata maaf selalu di utarakan. Tentang misi kemanusiaan selalu di utamakan, meskipun profesi tersebut sudah menjadi mata pencarian.
Perjuangan menjadi seorang terapis memang melalui berbagai macam tantangan terutama dari keluarga istri yang tidak setuju tentang pekerjaan menjadi seorang terapis karena pekerjaan seperti itu di daerah tegal kurang dipandang bonafid sebab masyarakat tegal lebih terkenal warteganya di banding terapisnya , akan tetapi hal tersebut tidak menjadi kendala yang cukup berarti hal tersebut di buktikan dengan exisnya dia.
Kemajuan pengobatan modern tidak membuat surut keinginannya untuk menjadi terapis profesional justru hal tersebut dia jadikan tantangan untuk berkarya dengan tidak merasa cukup dengan apa yang dimilikinya belajar adalah buktinya.
Kecintaan terhadap terapi bermula pada saat mengalami kecelakaan di jatiuwung yang pada saat itu mencari terapis susahnya seperti mencari jarum di malam hari, dan setelah mendapati terapis ternyata usianya sudah tua, alhamdulilah takdir illahi datang kepadaku rasa sukur selalu aku panjatkan selalu keihlasan dari pasien slalu aku nanti semoga dalam terapi slalu di beri kemudahan dan mendapat rido dari allah swt. Pada saat ini semua keluhan masih aku tampung dan di tangani tentang masalah hasil sepenuhnya di serahkan pada kemurahan allahurobi, sebab cuma dialah pemberi sehat sedangkan terapis cuma perantara belaka, yang banyak sekali kekurangannya sugesti terapi yang berasal dari pasien menjadi berkah untuk pasien untuk kesembuhan.
Kesalahan terkadang juga terjadi sebab terapis menyadari dengan sepenuhnya tentang keterbatasan yang dimikinya, dan kata maaf selalu di utarakan. Tentang misi kemanusiaan selalu di utamakan, meskipun profesi tersebut sudah menjadi mata pencarian.
Perjuangan menjadi seorang terapis memang melalui berbagai macam tantangan terutama dari keluarga istri yang tidak setuju tentang pekerjaan menjadi seorang terapis karena pekerjaan seperti itu di daerah tegal kurang dipandang bonafid sebab masyarakat tegal lebih terkenal warteganya di banding terapisnya , akan tetapi hal tersebut tidak menjadi kendala yang cukup berarti hal tersebut di buktikan dengan exisnya dia.
Kemajuan pengobatan modern tidak membuat surut keinginannya untuk menjadi terapis profesional justru hal tersebut dia jadikan tantangan untuk berkarya dengan tidak merasa cukup dengan apa yang dimilikinya belajar adalah buktinya.
Senin, 14 Maret 2011
Memulai pencarian jati diri
Selepas lulusan smp dengan menyandang peringkat pertama keputusan di ambil yaitu merantau, perantauan pertama kalinya ke tanggerang tepatnya di daerah pasar dorong desa alam jaya pasar kemis tanggerang yaitu di warteg milik saudara mufrodi suami kakak (sapuroh) status sekarang sudah bercerai, pembantu adalah statusku.
Mengawalinya adalah sungguh hal terberat dalam hidupku bayangkan untuk mandi cuci aja susahnya minta ampun sebab pada saat itu kekeringan sedang melanda tanggerang untuk kebutuhan warteg aja air harus mengantri sedari sore itupun dapatnya pada pagi hari pengin tidak mengantri paling tidak harus beli di tempat lain itupun harus memiliki sarana misalnya becak, gerobak.
Dan mulai dari situlah diriku mengenal becak hari-hariku di isi dengan aktifitas menarik kendaraan becak sebab pada saat itu sudah menjadi kebutuhan. Hal seperti itu bertahan sampai 2bulan setelah kakak datang pekerjaan sedikit ringan dan pendalaman di warteg bisa dikuasai dalam tempo 1bulan kebetulan amplusan berarti di doyong cuma 4bulan selesai dari situ berpindah ke daerah karawaci, banyak kenangan yang didapat yang paling berkesan adalah: tanda kecelakaan becak yang menimpa di tangan kiri terjadi di jatiuwung, waktu mengantar karyawan warteg pergi ke pasar persisnya jam 1malam hari jumat kliwon (awal obsesi pengin jadi terapis). Kenangan kedua yang berkesan pertemanan dengan seorang dara dari daerah padang pariaman namanya sumarni yang biasa aku panggil upik.
Di karawaci banyak sekali hikmah yang aku petik terutama manajemen warteg sebab keberadaan disana pernah di serepin warteg bersama damirah pembantu asal kali kamal brebes, semenjak itu pula kedekatan terjalin antara aku dan yang lain. Dan mulai di karawaci pulalah aku mengenal merokok, dan hubungan kekerabatan (setingkat lebih dari pertemanan). Pengenalan yang lebih adalah bahwa ternyata dunia itu luas dan masih banyak yang harus aku ketahui bih banyak lagi.
MEngenal bogor pertama kali di daerah jampang prapatan daerah parung dekat kahuripan. Di warteg milik saudara badiri (pada saat ini sudah beralih kepemilikannya), dari sinilah aku belajar memasak dari kakak.
Tapi sayang belum selesai aku di jemput mufrodi untuk dagang di kampung doyong kembali akan tetapi status yang aku sandang berbeda yaitu sebagai bos, tapi tidak bertahan lama karena belum menguasai dengan benar managemennya kemudian di oper ke orang lain kembali, selepas dari doyong balik lagi ke bogor.
Mengawalinya adalah sungguh hal terberat dalam hidupku bayangkan untuk mandi cuci aja susahnya minta ampun sebab pada saat itu kekeringan sedang melanda tanggerang untuk kebutuhan warteg aja air harus mengantri sedari sore itupun dapatnya pada pagi hari pengin tidak mengantri paling tidak harus beli di tempat lain itupun harus memiliki sarana misalnya becak, gerobak.
Dan mulai dari situlah diriku mengenal becak hari-hariku di isi dengan aktifitas menarik kendaraan becak sebab pada saat itu sudah menjadi kebutuhan. Hal seperti itu bertahan sampai 2bulan setelah kakak datang pekerjaan sedikit ringan dan pendalaman di warteg bisa dikuasai dalam tempo 1bulan kebetulan amplusan berarti di doyong cuma 4bulan selesai dari situ berpindah ke daerah karawaci, banyak kenangan yang didapat yang paling berkesan adalah: tanda kecelakaan becak yang menimpa di tangan kiri terjadi di jatiuwung, waktu mengantar karyawan warteg pergi ke pasar persisnya jam 1malam hari jumat kliwon (awal obsesi pengin jadi terapis). Kenangan kedua yang berkesan pertemanan dengan seorang dara dari daerah padang pariaman namanya sumarni yang biasa aku panggil upik.
Di karawaci banyak sekali hikmah yang aku petik terutama manajemen warteg sebab keberadaan disana pernah di serepin warteg bersama damirah pembantu asal kali kamal brebes, semenjak itu pula kedekatan terjalin antara aku dan yang lain. Dan mulai di karawaci pulalah aku mengenal merokok, dan hubungan kekerabatan (setingkat lebih dari pertemanan). Pengenalan yang lebih adalah bahwa ternyata dunia itu luas dan masih banyak yang harus aku ketahui bih banyak lagi.
MEngenal bogor pertama kali di daerah jampang prapatan daerah parung dekat kahuripan. Di warteg milik saudara badiri (pada saat ini sudah beralih kepemilikannya), dari sinilah aku belajar memasak dari kakak.
Tapi sayang belum selesai aku di jemput mufrodi untuk dagang di kampung doyong kembali akan tetapi status yang aku sandang berbeda yaitu sebagai bos, tapi tidak bertahan lama karena belum menguasai dengan benar managemennya kemudian di oper ke orang lain kembali, selepas dari doyong balik lagi ke bogor.
Barokah doa dari orang tua
Terlalu sombong jika keberhasilan yang aku dapat karena semata mata kerja kerasku, allah swt tidak menyukai orang sombong dan berbangga hati, setelah mengalami masa transisi dan perenungan, akhirnya sebuah awalan bisa di temukan yaitu:
orang tak akan bisa hidup sendiri sebab sudah di kodratkan kesemuanya saling terkait atau bersosial, saling memberi dan menerima, saling doa mendoakan jadi dengan kata lain peran seseorang bisa berdiri di keenakan ada sesuatu yang di pijak.
Begitulah hidupku yang tadinya banyak sekali catatan kelam, dan nasehat dari manapun selalu di anggap angin lalu, alhamdulilah allah masih memberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan pada saat inipun masih dalam proses.
Ketika baru mengalami kelulusan SMP rasa berontak dalam diri seolah hak hakku terasa terpasung, yaitu ketika aku tak boleh melanjutkan sekolah lagi apapun alasannya, oleh karena itu pada saat itu aku merasakan pengabdianku selama ini dengan nurut kepadanya tidak ada harganya, dan terkesan tak terlihat nilainya.
Berawal dari situlah pemberontakan batin mulai terpatri di dada. Ketergantungan akan orang lain tidak bisa diharapkan jika tidak dari diri sendiri. Kesan yang sangat sulit untuk dilupakan, dan hal ini terbukti hingga sampai dia berumah tangga hingga sekarang ini sudah di anugrahi dua orang anak laki dan perempuan, sifat seperti di atas kurang bagus untuk ditiru sebab mengakibatkan temperamen sikap keras, kesan sombong tinggi dan egois.
Ambil hikmah sajalah sebab penulis sendiri telah mengakui bahwa yang selama ini dilakukannya banyak mengakibatkan merugikan orang lain dan diri sendiri terutama anak-anak dan istrinya. Usaha apapun yang dia liris selalu berbuah kebangkrutan, setelah di telusuri secara mendalam sumber nya berasal dari sikap yang aku miliki selama ini. Walaupun boleh dibilang terlambat tapi tak apalah dari pada tidak sama sekali. Setelah melalui berbagai rintangan manfaat introspeksi sangat luar biasa dan detik ini pun masih terasa keluarga ikut menikmatinya amin semoga selalu begitu dan jangan kembali ke yang jelek, setiap jalan hidup yang di laluipun terasa ringan.
Peran orang tua sangat luar biasa tidak mungkin aku bisa begini jika tanpa peran dari orang tua, beliau selalu mendoakan baik siang maupun malam mendoakan anak anaknya agar bisa hidup berbahagia dan berkecukupan. Begitu juga dengan karier yang sedang lagi di jalani yaitu terapis pijat hal ini terlaksana karena barokah dari dorongan dan doanya. Selama hidup yang selalu terngiang adalah aku belum bisa membahagiakan keduanya, semoga allah swt slalu merahmati keduanya sampai hari kiamat.
Keinginan hati ingin mendampingi dirinya di masa tuanya rasanya sampai saat ini masih tertangguhkan karena persoalan ekonomi yang harus aku prioritaskan sebab masa depan anak masih teramat panjang, usaha yang sudah ada biarlah akan tetap selalu ada sebab dari usaha itu merupakan cikal bakal dari usaha terapi yang sedang di jalani saat ini. Hubungan persahabatan, pertemanan harus slalu di jaga sebab tanpa di jaga hal itu akan menjadi boomerang nantinya, silahturahmi dengan saudara harus selalu di pupuk dan di rawat agar senantiasa menuai barokah.
orang tak akan bisa hidup sendiri sebab sudah di kodratkan kesemuanya saling terkait atau bersosial, saling memberi dan menerima, saling doa mendoakan jadi dengan kata lain peran seseorang bisa berdiri di keenakan ada sesuatu yang di pijak.
Begitulah hidupku yang tadinya banyak sekali catatan kelam, dan nasehat dari manapun selalu di anggap angin lalu, alhamdulilah allah masih memberi kesempatan untuk memperbaiki diri dan pada saat inipun masih dalam proses.
Ketika baru mengalami kelulusan SMP rasa berontak dalam diri seolah hak hakku terasa terpasung, yaitu ketika aku tak boleh melanjutkan sekolah lagi apapun alasannya, oleh karena itu pada saat itu aku merasakan pengabdianku selama ini dengan nurut kepadanya tidak ada harganya, dan terkesan tak terlihat nilainya.
Berawal dari situlah pemberontakan batin mulai terpatri di dada. Ketergantungan akan orang lain tidak bisa diharapkan jika tidak dari diri sendiri. Kesan yang sangat sulit untuk dilupakan, dan hal ini terbukti hingga sampai dia berumah tangga hingga sekarang ini sudah di anugrahi dua orang anak laki dan perempuan, sifat seperti di atas kurang bagus untuk ditiru sebab mengakibatkan temperamen sikap keras, kesan sombong tinggi dan egois.
Ambil hikmah sajalah sebab penulis sendiri telah mengakui bahwa yang selama ini dilakukannya banyak mengakibatkan merugikan orang lain dan diri sendiri terutama anak-anak dan istrinya. Usaha apapun yang dia liris selalu berbuah kebangkrutan, setelah di telusuri secara mendalam sumber nya berasal dari sikap yang aku miliki selama ini. Walaupun boleh dibilang terlambat tapi tak apalah dari pada tidak sama sekali. Setelah melalui berbagai rintangan manfaat introspeksi sangat luar biasa dan detik ini pun masih terasa keluarga ikut menikmatinya amin semoga selalu begitu dan jangan kembali ke yang jelek, setiap jalan hidup yang di laluipun terasa ringan.
Peran orang tua sangat luar biasa tidak mungkin aku bisa begini jika tanpa peran dari orang tua, beliau selalu mendoakan baik siang maupun malam mendoakan anak anaknya agar bisa hidup berbahagia dan berkecukupan. Begitu juga dengan karier yang sedang lagi di jalani yaitu terapis pijat hal ini terlaksana karena barokah dari dorongan dan doanya. Selama hidup yang selalu terngiang adalah aku belum bisa membahagiakan keduanya, semoga allah swt slalu merahmati keduanya sampai hari kiamat.
Keinginan hati ingin mendampingi dirinya di masa tuanya rasanya sampai saat ini masih tertangguhkan karena persoalan ekonomi yang harus aku prioritaskan sebab masa depan anak masih teramat panjang, usaha yang sudah ada biarlah akan tetap selalu ada sebab dari usaha itu merupakan cikal bakal dari usaha terapi yang sedang di jalani saat ini. Hubungan persahabatan, pertemanan harus slalu di jaga sebab tanpa di jaga hal itu akan menjadi boomerang nantinya, silahturahmi dengan saudara harus selalu di pupuk dan di rawat agar senantiasa menuai barokah.
Kamis, 10 Maret 2011
Hikmah keluhan dari orang tua ttg ekonomi
Tiap waktu di kala sedang merumpi (kumpul sambing membicarakan orang) selalu saja terdengar keluhan tentang kekurangan keuangan, dan setiap daku melewati kumpulan tsb, slalu saja di cetuskan dan berwasiat "MAKANYA JAJAN MINTA UANG TUK MEMBELI JAJAN, TRUS TUH MAKAN YANG BANYAK JADI GA JAJAN" sebuah kata yg slalu saja terngiang di telinggaku sampai diriku beranjak remaja. kesan tersebut masih terasa hingga di hari tua.
Senin, 07 Maret 2011
Sepeda JENGKY dan KENANGANNYA
Pada tahun 1989 sepeda baru banyak bermunculan terutama variant SEPEDA GUNUNG atau FEDERAL, pas kebetulan saat itu orang tua membelikan kakak sepeda MINI, sepeda tsb aku pakai jika berangkat ke MDA, oleh Bapak aku akan di belikan sepeda JENGKI jika aku giat dalam belajar di MDA, Alhamdulilah sepeda terbelikan juga sama orang tuaku, aku sangat senang sekali, tapi ternyata ada syarat lainnya juga, tapi datang dari ibu, yaitu harus bantu ibu.
HIKMAH MEMBACA DAN BELAJAR DI PERPUSTAKAAN
Pada suatu waktu ada seorang guru matematika pak "HERI" namanya mencermati anak didiknya, di perhatikan diantara anak didiknya itu ada yg tdk pernah tunjuk jari, bahkan mengerjakan PR, Kemudian hal itu di umumkan dpn kls, semua murid kaget dan bertanya-tanya siapa gerangan anak itu? setelah itu sang guru tsb keliling ruang kelas dan menunjuk jarinya pada SAKURI, dan di suruhlah SAKURI dia ke depan kelas tuk mengerjakan satu soal yg ckp SULIT.
Sabtu, 05 Maret 2011
Mengejar bayangan sendiri (BTPURB)
Rasa sayang dia akan keluarganya mengorbankan kesemuaan yang dia miliki, di karenakan masa lalu dan kedekatan secara batiniah karena mereka para adik-adiknya dialah yang momong, tidak terasa hal tersebut masih dia lakukan hingga berumah tangga dan membikin suasana rumah tangganya jadi kacau, inilah hal terbodoh yg dia lakukan dan dia menyadari kekeliruan yg telah di lakukan.
Semoga dengan introspeksi kekeliruan itu menuai hikmah yang mendalam.
Semoga dengan introspeksi kekeliruan itu menuai hikmah yang mendalam.
Mengejar bayangan sendiri (BTPURB)
Tiap kayuhan pedal sepeda adalah sebuah harapan masa depan yang ingin dia raih,
Terkesan yang tersirat di benaknya seakan-akan ada sesuatu yang sedang mengejarnya, ada kalanya di kencang dalam mengayuh ada kalanya di berhenti mengayuh jika sesuatu yg dia kira mengejarnya tidak dia rasa mengejar.
Harapan untuk membaktikan hidupnya untuk berbakti pada orang tua, telah sirna ketika dia keluar kandang untuk merantau ke kota lain.
Terkesan yang tersirat di benaknya seakan-akan ada sesuatu yang sedang mengejarnya, ada kalanya di kencang dalam mengayuh ada kalanya di berhenti mengayuh jika sesuatu yg dia kira mengejarnya tidak dia rasa mengejar.
Harapan untuk membaktikan hidupnya untuk berbakti pada orang tua, telah sirna ketika dia keluar kandang untuk merantau ke kota lain.
Mengejar bayangan sendiri (BTPURB)
BTPURB: biografi therapis pijat urut reflexy dan bekam.
Mengawali kecita-citaan dan mimpi dia menjadi seorang ustad dan dokter,
belajar dengan sungguh-sungguh tak kenal menyerah dan tak pernah menyesal tentang hal yang di pandang baik. Dalam berpikir dia terkesan otodidak dan menyimpang dari pandangan umum.
ini semua di karenakan masa lalu dia berisikan berbuat yang terbaik untuk orang di cintainya contoh: mencintai kedua orang tuanya.
Mengawali kecita-citaan dan mimpi dia menjadi seorang ustad dan dokter,
belajar dengan sungguh-sungguh tak kenal menyerah dan tak pernah menyesal tentang hal yang di pandang baik. Dalam berpikir dia terkesan otodidak dan menyimpang dari pandangan umum.
ini semua di karenakan masa lalu dia berisikan berbuat yang terbaik untuk orang di cintainya contoh: mencintai kedua orang tuanya.
Jumat, 04 Maret 2011
Kamis, 03 Maret 2011
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Keseriusan mengejar prestasi dg keterbatasan yg ada, akhirnya mampu ia peroleh dg predikat peringkat pertama. Hal ini berkah dari doanya kedua orang tuanya yang siang dan malam mendoakan anak-anaknya. Masa remaja dia habiskan di rantau ke daerah tanggerang. Setiap hari rutinitas di sekolah sama. cuman ada kisah menarik yang akan di ceritakan di sini tentang organisasi:
Dia termasuk orang yang enggan di jadikan ketua walaupun sdh terpilih jadi.
Dia termasuk orang yang enggan di jadikan ketua walaupun sdh terpilih jadi.
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Dalam lingkungan sekolah dia anak terbelakang di dalam kuantitas sebab prasarana pendukung dia tidak mempunyai seperti, buku pedoman, buku tulis dll.
kesusahan dalam belajar sudah ia alami semenjak SD, Oleh karena kesulitan belajar itulah dia menciptakan kreatifitas dalam belajar.
Dengan seringnya datang ke perpustakaan meminjam buku kurikulum lama, dan selalu aktif memecahkan soal-soal yang dianggap susah teman-temannya.
kesusahan dalam belajar sudah ia alami semenjak SD, Oleh karena kesulitan belajar itulah dia menciptakan kreatifitas dalam belajar.
Dengan seringnya datang ke perpustakaan meminjam buku kurikulum lama, dan selalu aktif memecahkan soal-soal yang dianggap susah teman-temannya.
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Naluri bisnis di tularkan dari sang ayah, sebab kedekatan di antara kedua orang tuanya cenderung ke ayah, keprihatinan sudah ia rasakan semenjak kecil, ia selalu memanfaatkan situasi dan kondisi untuk menutupi kekurangan yang dia miliki, dari soal spp, uang jajan atau yang lainnya, karena orang tua suka mengeluh tentang ekonomi dia mengambil tindakan tidak mengeluhkan perekonomian kepada keduannya, Persoalan yang dia punyai tidak ia bagi ke lain.
Rabu, 02 Maret 2011
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Masa SMP dia selalu di liputi hukuman dari wali kelas, guru-guru yang mengajar, bp, staff tu, satpam, sampai ke kepala sekolah.
Hukuman yang sering dia terima adalah: sering terlambat masuk sekolah, menunggak spp dan bp3, tidak mengerjakan PR, tidak rapi dalam berseragam dll. HUKUMAN YANG DI TERIMA DIA: menyapu halaman, keliling lapangan, di jemur di lapangan, berdiri dpn kelas dll, surat peringatan sering ia dapat tuk di kasih ke orang tuannya.
Hukuman yang sering dia terima adalah: sering terlambat masuk sekolah, menunggak spp dan bp3, tidak mengerjakan PR, tidak rapi dalam berseragam dll. HUKUMAN YANG DI TERIMA DIA: menyapu halaman, keliling lapangan, di jemur di lapangan, berdiri dpn kelas dll, surat peringatan sering ia dapat tuk di kasih ke orang tuannya.
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Kesensitifan, yang dia terus rasakan berawal dari kisruh ekonomi yang sering di ributkan orang tuanya, keluh kesah orangtuanya yg sering di tumpahkan padanya, membuat dia menjadi orang sensitif dan prihatin atas kesulitan orang lain, sampai-sampai dia memutuskan tidak akan menerima uang SAKU, jika mau sekolah, dan tak suka meminta-minta soal keuangan maupun yang lainnya, terbentuknya kepribadian seperti itu hingga sampai sekarang masih.
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Kenakalan sakuri semangkin menjadi jika posisinya semangkin menjauh dari rumah, perkelahian adalah hal biasa baginya baik itu di SEKOLAH DASAR, SEKOLAH MENENGAH PERTAMA, MDA, MAUPUN DI LINGKUNGAN MAIN DIA.
Tingkah dia di luar di kunci rapat-rapat jangan sampai orang tuanya mengetahui.
Sebab orang tua tahunya SAKURI adalah penurut dan taat beribadah.
Setelah lulus dari SDN CABAWAN 02 dengan PERINGKAT 1 (PERTAMA) Dia melanjutkan ke SMPN 4BREBES .
Tingkah dia di luar di kunci rapat-rapat jangan sampai orang tuanya mengetahui.
Sebab orang tua tahunya SAKURI adalah penurut dan taat beribadah.
Setelah lulus dari SDN CABAWAN 02 dengan PERINGKAT 1 (PERTAMA) Dia melanjutkan ke SMPN 4BREBES .
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Masa-masa sekolah dasar adalah masa yg menyenangkan di sana mulai di perkenalkan yang namanya "BERKELAHI, PERSAHABATAN, PERTEMANAN, BAHKAN PERCINTAAN."
Kesemuannya bersatu pada tidak kalah dalam meraih sebuah prestasi dia pernah menduduki peringkat pertama waktu di kelas 5 dan 6.
tapi alangkah di sayangkan dia tidak boleh melanjutkan ke tingkat yg lebih lanjut. alasannya tidak ada biaya, hal tsb di amini kakak sulungku BADIRI, tapi aku nekat.
Kesemuannya bersatu pada tidak kalah dalam meraih sebuah prestasi dia pernah menduduki peringkat pertama waktu di kelas 5 dan 6.
tapi alangkah di sayangkan dia tidak boleh melanjutkan ke tingkat yg lebih lanjut. alasannya tidak ada biaya, hal tsb di amini kakak sulungku BADIRI, tapi aku nekat.
BIOGRAFI PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Rutinitas jika sore harinya sehabis sholat magrib adalah mengaji di pak lebe jamil, jika tidak di jamil ya di bapa toip, hal tersebut mendarah daging di diri sakuri,
Sedangkan pada waktu sekolah dasar kelas5, dia mendapftar di MDA NURVLHUDA SIDAPURNA dg inisiatif dia sendiri karena keingin tahuan di unsur agama yg menurut dia sangat minim. Alangkah sayang dia tidak ada yang mendukung terutama. hal ini di buktikan selepas SD dia ingin jadi SANTRI.
Sedangkan pada waktu sekolah dasar kelas5, dia mendapftar di MDA NURVLHUDA SIDAPURNA dg inisiatif dia sendiri karena keingin tahuan di unsur agama yg menurut dia sangat minim. Alangkah sayang dia tidak ada yang mendukung terutama. hal ini di buktikan selepas SD dia ingin jadi SANTRI.
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Masa kanak-kanak dia memang kurang mendapat perhatian dari kedua orang tuanya karena kesibukan keduanya sang ayah menjadi juragan bawang, sedangkan sang ibu bakul beras di rumah, dan di tambah lagi anaknya terlalu banyak. Tapi diantara anaknya ada yang sedari kecil hingga sekarang beliau amat sayangi, yaitu adik kandungku NASIHIN karena menurut beliau tadinya dia calon bontot tapi gak jadi di tambah lagi rupanya yang elok rupawan berkulit kuning.
Selasa, 01 Maret 2011
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Di karenakan dia merasa terkekang dalam pergaulan, jadi watak dia terbentuk di lingkungan kecenderungan keras, di karenakan keberadaan dia sering di luar rumah, setelah cukup umur dia di sekolahkan di SDN CABAWAN 02, dengan guru walikelasnya KUSNAENI yang dengan sabar mengajar sampai anak didiknya mengerti apa-apa yang di ajarkan beliau, rutinitas rumah masih dia kerjakan terutama momong adik2nya dan mengangsu air minum krn sumur dia ANTA.
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Terlahir di sebuah desa SIDAPURNA UTARA ,kec DUKUHTURI, kab TEGAL pada tanggal 11jumadil akhir 1978, atau 23mei 1978, putra ke enam dari sebelas bersaudara Putra dari bapak TOIP, ibu SUIMAH, terlahir atas nama SAKURI, dalam pertumbuhan masa kecilnya dia termasuk anak yang kurang bahagia di bandingkan anak seusianya dan saudara-saudaranya keluarganya termasuk orang terpandang di desa kakeknya H.HOLIL alias H.saryad termasuk orang di segani msrkat.
BIOGRAFI THERAPIS PIJAT URUT REFLEXY DAN BEKAM
Dia sakuri kecil selalu di bilang sebagai seorang anak yang penurut, dan terkesan BLOON di antara teman-temannya sebab setiap kali main dia selalu menggendong anak kecil, karena anak kecil tersebut adalah adiknya. Dan hal tersebut sampai berlanjut sampai dia sekolah menengah pertama kelas 3, Di banding saudara-saudaranya dia termasuk anak yg tidak banyak permintaan dan terkesan nrimo istilah orang jawa pasrah. Dan dia slalu jadi kambing hitam.
Langganan:
Postingan (Atom)