Kemang prapatan adalah sebuah desa kemang yang posisi geografisnya tepat di pertigaan daerah lingkungan kecamatan yang posisi cukup strategis, tapi sangat di sayangkan kondisi dagang tidak seperti yang di harapkan.
Sebuah kisah yang harus anda baca, bermula ketika sang istri lagi hamil muda yaitu jalan 2 bulan pas kebetulan kondisi yang sama terjadi pada ibunya lagi hamil 6 bulan, melihat kondisi yang demikian tersebut obsesi sang istri mempunyai keinginan melahirkan yang jauh dari rumah di karenakan malu. Karena keinginan yang kuat dari sang istri itulah semangat mencari lokasi untuk usaha warteg. Walhasil lokasi di temukan walaupun menuai kontroversi sebab yang di pentingkan dari awal proses melahirkan bukan dagang rame?
Modal finance tidak di punyai jalan yang di tempuh adalah berhutang kembali kepada saudara perempuan sapuroh namanya, yang nota bene mempunyai keinginan membantu adik kandungnya. Awalnya penjualan cukup menjanjikan sebab omzetnya cukup, tapi alangkah di sayangkan bertahan cuman 5bulan selepas itu kondisinya sudah tidak stabil lagi di tambah lagi konflik intern. Berikut ini adalah permasalahan yang terjadi:
-pembantu adalah masalah klasik
-persalinan
-hal goibiah
-penyakit yang datang secara estafet
-kelangkaan bbm
-ketidak stabilan ekonomi
-asa kebetahan menurun dari pihak istri.
-kerugian atau devisit grafiknya slalu naik,
-ketidak konsistennya menambah permasalahan semangkin menjadi
kebutuhan hidup rumah tangga masih tercukupi akan tetapi kelebihan belum di dapati, klimaksnya dapat ultimatum untuk pulang kampung. Anak-anak sudah sekolah di kemang mereka berinteraksi sosial, karena sudah menjadi keputusan akhirnya sekolahpun harus pindah juga, untung saja anak-anak mudah beradaptasi. Klimaks yang paling tinggi adalah masuk rumah sakit islam tegal karena menderita tipes akut dan memang harus opname dan tidak bisa di tawar kembali dia opname selama 3 hari, setelah agak mendingan baru memutuskan pulang. Setelah waktu berjalan baru ketemu mengapa banyak sekali kerikil slalu menghalangi ternyata ini adalah buah dari kesalahan penulis. Setelah banyaknya cobaan yang beruntun datangnya dan akhirnya kalah juga akhirnya keputusan bulat di ambil pulang kampung, seluruh anggota keluarga dan karyawan pulang dan warung di biarkan dalam kondisi tutup. Pertanian adalah langkah yang di ambil untuk mengatasi kebuntuhan perekonomian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar