Pasca kegagalan di warteg kemang akhirnya seluruh anggota warteg kemang prapatan pulang kampung. Dan memulai kehidupan baru yaitu bertani bawang, alangkah malu hati ini keberhasilan yang di dambakan ternyata kegagalan yang di dapatkan, tapi tak mengapa kesempatan masih terbuka lebar dengan mengesampingkan rasa malu, melamar jadi buruh tani di orang tua sendiri adalah solusi pertama yang di jalankan, ternyata Allah SWt berkehendak lain tawaran mengelola pertanian sendiri adalah tawaran yang di berikan orang tua terhadapku. Akhirnya aku menerima tawaran tersebut dengan konsekwensi berhutang kembali sebab modal sedikitpun tidak aku punya, berbekal modal hutang akhirnya kumolai usaha pertanian investornya adalah kakakku sapuroh dan orang tuaku sendiri. Masa tanam di mulai dengan semangat 78 belajar bertani dari mulai mencangkul sampai je hal lainnya aku kerjakan hal ini semata mat aku lakukan karena amanah. Masa panen datang dengan hasil yang sangat memuaskan tapi tak ayal harga tidak sesuai dengan harapan, masa perdana bertani hasilnya cuma kerja bakti, tapi rasa putus asa tidak ada dalam kamusku semangat semangkin menggelora dengan ini pulalah lahan garapan di tambah kembali, menginjak musim tanam kedua ada sedikit insiden kecil yaitu usaha yang lain di luar pertanian masih membutuhkan perhatian mulai dari sinilah komplikasi intern di mulai yaitu antara aku dengan mertua, setelah mengalami konflik intern, untuk mencegah konflik ter sebut datang kembali akhirnya usaha yang di rantau aku serahkan pada orang lain untuk mengurusnya, konsentrasi sepenuhnya ke pertnian, pertnian berjalan selama jangka waktu satu tahun, walaupun menuai kerugian tapi banyak sekali berkah yang terkandung di dalamnya terutama berdirinya rumah mungil di tepian sawah yang aku namain tudung kenanga . Walaupun pembangunan rumah tersebut penuh dengan intrik dan hutang di sana sini tapi kesemuanya itu insya allah bisa teratasi dengan bismillahirohman nirrmhim. Pelan namun pasti setelah mengalami berbagai macam polemik kesemuanya sedikit banyak teratasi.
Kisah bertani bawang merah berhenti sampai pembangunan rumah selesai, walaupun belum sempurna tapi rasa sukur tetap di kumandangkan, tak terasa waktu jualah yang menjawab konsentrasi kembali tertuju di perantauan dan hal ini menuai hikmah, yaitu profesi lama di kembangkan yaitu terapis pijat urut reflexy sekarang bertambah hijamah atau lebih terkenal dengan bekam. Bertepatan dengan tanggal 25 desember 2010 pelatihan bekam di radio wadi 102.0 fm dengan mengundang nara sumber ustad ody santoso seorang pakar terapis strum 220 volt yang tinggal dan berpraktik di jalan kelor bogor. Dengan bertambahnya keahlian terapi akhirnya keputusan bulat di ambil menjadi therapis pijat adalah pilihan hati untuk bekal masa depan hari tua kelak.
Semoga menuai berkah untuk semua orang dan bagi terapisnya juga.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar